Pakistan dan India Saling Serang, AS dan Arab Saudi Bergerak untuk Mediasi
Karachi (BERITA HARIAN ONLINE) – Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan Arab Saudi mengadakan pembicaraan telepon dengan mitra mereka di India dan Pakistan guna mengurangi ketegangan setelah kedua negara bertetangga yang memiliki senjata nuklir tersebut saling melancarkan serangan udara.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, memberi penjelasan kepada Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah, mengenai situasi terkini di kawasan tersebut setelah Pakistan meluncurkan Operasi Bunyan-un-Marsoos (Tembok Besi) dengan menembakkan rudal Al-Fatah sebagai respons terhadap serangan India.
Pangeran Faisal menyampaikan belasungkawa atas kematian warga sipil yang tidak bersalah akibat serangan tersebut dan memuji reaksi Pakistan yang dianggap terukur dan terkendali, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Pakistan.
Menteri Negara Urusan Luar Negeri Saudi, Adel Al-Jubeir, telah mengunjungi India dan Pakistan dalam dua hari terakhir, menyerukan kedua negara untuk meredakan ketegangan yang ada.
Dia juga bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan, Muhammad Shehbaz Sharif, di Islamabad pada Jumat, sehari setelah melakukan kunjungan mendadak ke New Delhi, di mana dia bertemu dengan Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar.
Secara terpisah, Jaishankar mengonfirmasi bahwa dia telah menelepon Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Sabtu.
“Pendekatan India selalu terukur dan bertanggung jawab, dan kami akan tetap mempertahankannya,” tulisnya di platform X.
Sehari sebelumnya, Jaishankar berbicara dengan Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eide, mengenai respons India yang dianggap terarah dan terukur dalam melawan terorisme.
Kepada stasiun televisi Pakistan ARY News, Menteri Luar Negeri Ishaq Dar menyatakan bahwa “sekarang semuanya bergantung pada India.”
“Jika mereka (India) menyerang lagi, kami akan merespons lagi; jika mereka tidak menyerang, kami juga tidak akan melanjutkan,” kata Dar.
Sebelumnya, Rubio juga mengadakan pembicaraan telepon dengan kepala militer Pakistan untuk mendesak kedua negara yang bertikai agar menurunkan ketegangan.
Di tengah ketegangan ini, Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, juga mengunjungi India dan Pakistan.
Pakistan meluncurkan serangan rudal ke India sebagai balasan atas serangan rudal India ke wilayah Pakistan pada Selasa.
Pemerintah India mengklaim bahwa serangan tersebut menargetkan “infrastruktur teroris di sembilan lokasi” di Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan. Sedikitnya 33 orang tewas dan 62 lainnya luka-luka, menurut militer Pakistan.
Sementara itu, setidaknya 21 orang tewas di wilayah Kashmir yang dikelola India, menurut New Delhi.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Pakistan cegat rudal India, wilayah udara ditutup karena serangan







