Home / Ekonomi dan Bisnis / Menteri PKP dan Kepala BKKBN Sepakati Alokasi Rumah Subsidi untuk TPK

Menteri PKP dan Kepala BKKBN Sepakati Alokasi Rumah Subsidi untuk TPK

menteri pkp kepala bkkbn sepakat alokasikan rumah subsidi untuk tpk

Menteri PKP dan Kepala BKKBN Sepakati Alokasi Rumah Subsidi untuk TPK

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji telah menyepakati untuk menyediakan 3.000 rumah subsidi bagi tim pendamping keluarga (TPK) dan penyuluh P3K di lapangan.

“Saya bertemu dengan Kepala BKKBN Wihaji dan Wakil Menteri malam ini untuk membahas alokasi 3.000 rumah bagi penyuluh dan tim pendamping keluarga BKKBN, dengan pendampingan dari Komisioner BP Tapera dan Dirjen Kementerian PKP,” kata Ara di Jakarta, Kamis.

Kementerian PKP terus berupaya untuk menyediakan rumah layak huni yang berkualitas bagi masyarakat.

Ara menyatakan siap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto guna memudahkan masyarakat dari berbagai lapisan dalam mengakses rumah subsidi, termasuk TPK dan tenaga penyuluh BKKBN.

“Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk semua. Sebelumnya, para guru, buruh, tenaga migran Indonesia, wartawan, dan tenaga kesehatan masyarakat telah mulai menerima kunci rumah. Semoga ke depan semua lapisan masyarakat, termasuk TPK dan tenaga penyuluh BKKBN, dapat lebih mudah mendapatkan rumah melalui skema KPR FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujarnya.

Pada pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) mengenai penyediaan rumah subsidi.

Ara berharap dengan adanya alokasi rumah subsidi ini, para TPK dan penyuluh dapat memiliki rumah yang layak dengan memanfaatkan KPR FLPP yang menawarkan angsuran tetap dan terjangkau selama tenor KPR.

“Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah telah meningkat kuota KPR FLPP untuk rumah subsidi dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit tahun ini. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memiliki rumah yang layak. Inilah saatnya rakyat memiliki rumah,” tegasnya.

Sementara itu, Wihaji menyatakan dukungannya terhadap program 3 juta rumah dari Kementerian PKP.

Menurutnya, kepemilikan rumah layak huni akan membuat para TPK dan penyuluh lebih bersemangat dalam melayani masyarakat.

“Kami siap mendukung suksesnya program 3 juta rumah dan rumah subsidi dari Kementerian PKP, yang akan kami alokasikan untuk TPK dan penyuluh di lapangan,” kata Wihaji.

Tag:

Category List

Social Icons