Home / Ekonomi / Aset Perbankan DIY Melampaui Rp110 Triliun pada Maret 2025

Aset Perbankan DIY Melampaui Rp110 Triliun pada Maret 2025

aset perbankan di diy tembus rp110 triliun per maret 2025

Aset Perbankan DIY Melampaui Rp110 Triliun pada Maret 2025

Yogyakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan bahwa total aset perbankan di daerah ini mencapai Rp110,7 triliun per Maret 2025, mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,07 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

“Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebesar 3,88 persen. Ada sedikit peningkatan dari sisi aset perbankan,” kata Kepala OJK DIY, Eko Yunianto, dalam konferensi pers di Yogyakarta, Selasa.

Di samping aset, Eko juga menyatakan bahwa dana pihak ketiga (DPK) yang dikumpulkan oleh perbankan di DIY hingga Maret 2025 mengalami pertumbuhan 3,91 persen, naik dibandingkan posisi Februari yang tumbuh 3,44 persen.

Namun demikian, Eko mengakui bahwa dari sisi penyaluran kredit terjadi sedikit perlambatan yang masih dianggap dalam batas wajar.

Total kredit yang disalurkan oleh perbankan DIY hingga Maret 2025 tercatat tumbuh 6,72 persen secara tahunan, lebih rendah dibandingkan Februari yang tumbuh 7,12 persen.

Meskipun pertumbuhan kredit sedikit melambat, Eko menyebut rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (Loan to Deposit Ratio/LDR) perbankan di DIY mengalami kenaikan kecil menjadi 68,94 persen pada Maret 2025, dari sebelumnya 68 persen pada Februari.

Mengenai kredit untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menurut Eko, perbankan DIY telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp28,7 triliun sampai Maret 2025 atau mencatat pertumbuhan 0,18 persen secara tahunan.

“Dari jumlah itu, sebanyak Rp26,03 triliun atau 90,69 persen disalurkan oleh bank konvensional, sedangkan Rp2,67 triliun atau 9,31 persen oleh bank syariah,” ungkapnya.

Meski rasio kredit bermasalah (NPL) UMKM masih cukup tinggi yakni 6,62 persen per Maret 2025, kontribusi kredit sektor tersebut cukup signifikan mencapai 44,91 persen dari total kredit perbankan di DIY.

“Ini memang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kredit UMKM di beberapa provinsi lain yang mungkin masih berkisar di antara 20 sampai 30 persen,” jelas Eko Yunianto.

Tag:

Category List

Social Icons