Gunung Dukono di Maluku Utara Alami Erupsi dengan Semburan Abu Setinggi 1,1 km
Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke timur
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Gunung Dukono yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 1,1 kilometer di atas puncak pada Jumat pagi.
Bambang Sugiono, petugas dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di bawah Badan Geologi Kementerian ESDM, menyatakan dalam keterangannya di Jakarta pada hari Jumat bahwa erupsi tersebut terjadi pada pukul 05.49 WIT.
“Ketinggian kolom letusan mencapai sekitar 1.100 meter (1,1 kilometer) di atas puncak atau sekitar 2.187 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal mengarah ke timur. Saat laporan ini disusun, erupsi masih berlangsung,” jelas Bambang.
Sebelumnya, erupsi serupa terjadi pada Selasa (24/6) pagi dengan lontaran abu yang mencapai ketinggian 1,1 kilometer. Gunung Dukono dikenal sebagai gunung yang cukup aktif dengan frekuensi letusan yang rutin.
Badan Geologi memberikan rekomendasi agar masyarakat, pengunjung, dan wisatawan menghindari segala bentuk aktivitas, termasuk mendaki dan mendekati area Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik kerap terjadi secara berkala dan penyebaran abunya bergantung pada arah serta kecepatan angin, Bambang mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut guna mencegah gangguan pernapasan akibat paparan abu.
Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang hampir setiap tahun mengalami erupsi dengan skala kecil hingga sedang, dengan potensi penyebaran abu yang dapat mengganggu aktivitas warga di sekitar kawasan tersebut.








