Home / Ekonomi / Airlangga Ungkap Belanja Masyarakat Capai Rp248,1 Triliun Selama Idul Fitri 2025

Airlangga Ungkap Belanja Masyarakat Capai Rp248,1 Triliun Selama Idul Fitri 2025

airlangga sebut belanja masyarakat rp2481 triliun di idul fitri 2025

Belanja Masyarakat Meningkat Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025

Pengeluaran selama Ramadhan mengalami peningkatan mencapai Rp248,1 triliun.

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pengeluaran masyarakat dari Ramadhan hingga Idul Fitri 2025 menyentuh angka Rp248,1 triliun.

“Pengeluaran saat Ramadhan meningkat hingga Rp248,1 triliun. Perayaan Natal, Tahun Baru, dan Ramadhan berkontribusi besar dalam mendorong konsumsi kita,” ujar Airlangga dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, pada hari Selasa.

Airlangga menjelaskan bahwa momen Natal, Tahun Baru, dan Idul Fitri berperan dalam mendongkrak konsumsi nasional.

Konsumsi masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung perekonomian nasional, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang menghadapi tantangan besar.

Hal ini terlihat dari pasar keuangan yang masih mengalami fluktuasi, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat berada di zona negatif, tetapi sekarang sudah menunjukkan tren positif.

Selain itu, nilai tukar rupiah juga terbilang stabil meskipun mengalami sedikit pelemahan, namun kinerjanya lebih baik dibandingkan negara lain.

“Nilai tukar rupiah relatif stabil, meskipun ada pelemahan. Dibandingkan dengan negara lain, seperti Jepang yang mengalami pelemahan hingga 50 persen, kita masih lebih baik,” ungkap Menko Airlangga.

Di sisi lain, Airlangga juga menyebutkan bahwa yield treasury Indonesia dan obligasi masih berada dalam kondisi baik, serta cadangan devisa Indonesia tetap stabil.

Namun, ia mengingatkan bahwa Indonesia harus tetap waspada terhadap kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan oleh Amerika Serikat (AS).

“Ketidakpastian kebijakan perdagangan juga tinggi, sehingga kita berada dalam situasi yang tidak pasti, mengakibatkan gejolak di pasar uang global, pelemahan mata uang di pasar negara berkembang, serta retaliasi tarif oleh China, dan gangguan pada rantai pasok global,” tambahnya.

Tag:

Category List

Social Icons