Home / Ekonomi / Kerjasama LNG Diresmikan oleh Badak LNG dan Inpex Masela

Kerjasama LNG Diresmikan oleh Badak LNG dan Inpex Masela

badak lng dan inpex masela sepakati kerja sama bidang lng

Kerjasama LNG Diresmikan oleh Badak LNG dan Inpex Masela

Tangerang, Banten (BERITA HARIAN ONLINE) – PT Badak NGL (Badak LNG) dan Inpex Masela Ltd, yang merupakan bagian dari Inpex Corp, telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) untuk mengeksplorasi peluang di sektor pengolahan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).

“Kami menyambut gembira kolaborasi ini dengan Inpex Masela Ltd, sebagai usaha untuk mendukung perkembangan industri LNG nasional, serta memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang saling menguntungkan,” kata President Director & CEO Badak LNG Achmad Khoiruddin dalam acara IPA Convention & Exhibition di Tangerang, Banten, Selasa.

Inpex Masela Ltd, sebagai operator kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Blok Masela, sedang mengembangkan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia.

Di sisi lain, Badak LNG berperan dalam dukungan teknis dan pelatihan profesional khususnya dalam pengolahan gas alam.

Kerjasama ini meliputi berbagai aspek esensial dalam pengembangan proyek LNG, mulai dari kajian keselamatan dan kesiapan operasional, model operasi dan pemeliharaan, hingga dukungan teknis untuk proses commissioning dan persiapan aliran gas perdana.

Kolaborasi ini juga berfokus pada penguatan pelatihan dan pengembangan kapasitas tenaga kerja di sektor LNG.

Khoiruddin berharap keberlanjutan kerjasama ini sebagai bentuk sinergi jangka panjang yang bermanfaat tidak hanya untuk kedua belah pihak tetapi juga untuk negara.

Secara terpisah, Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) juga menandatangani 10 perjanjian jual beli gas (PJBG) selama acara IPA 2025.

Penandatanganan PJBG dengan berbagai pihak difasilitasi langsung oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) selaku regulator.

Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis PHE Rachmat Hidajat menyebutkan bahwa rangkaian penandatanganan kerjasama ini adalah bagian dari upaya PHE bersama seluruh anak perusahaannya untuk membangun rantai pasok yang kuat dan meningkatkan efisiensi demi mendukung ketahanan energi nasional.

“Gas bumi, dengan fleksibilitas dan emisi karbon yang lebih rendah, memainkan peran penting sebagai energi transisi yang strategis,” ujarnya.

Berikut adalah 10 PJBG yang disepakati oleh PHE:

1. PJBG antara PT Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk serta afiliasi, dengan volume gas 4 milyar british thermal per hari (BBTUD) untuk industri.

2. PJBG antara PT Pertamina Hulu Energi North Sumatera Offshore dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk serta afiliasi, dengan volume gas 8,48 milyar british thermal per hari (BBTUD) untuk pelanggan akhir.

3. PJBG antara PT Pertamina EP dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk, dengan pasokan gas 11 miliar british thermal per hari (BBTUD) untuk industri di Medan (Sumatra Utara).

4. PJBG antara PT Pertamina EP dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk serta afiliasi dengan pasokan gas 17 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk industri di Jawa Barat.

5. PJBG antara PT Pertamina EP dan PT Bayu Buana Gemilang dengan pasokan gas 1 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Lapangan Tambun untuk industri di Jawa Barat dan sekitarnya.

6. PJBG antara PT Pertamina EP dan PT Bayu Buana Gemilang dengan pasokan gas 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Lapangan Jatinegara I untuk industri dan kelistrikan.

7. PJBG antara PT Pertamina EP dengan PT PLN (Persero) dan PT PLN Energi Primer Indonesia dengan pasokan gas 12 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk listrik Pembangkit Muara Tawar.

8. PJBG antara PT Pertamina EP dengan PT PLN (Persero) dan PT PLN Energi Primer Indonesia dengan pasokan gas 5 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk kelistrikan Tanjung Batu.

9. PJBG antara PT PHE ONWJ dengan PT Pertamina (Persero) dan PT Kilang Pertamina Internasional dengan pasokan gas 23 milyar british thermal per hari (BBTUD) untuk Kilang Refinery Unit VI Balongan.

10. PJBG antara PT Pertamina (Persero)/KKKS East Kalimantan dengan PT PLN (Persero) dan PT PLN Energi Primer Indonesia dengan pasokan gas 36 milyar british thermal per hari (BBTUD) untuk kelistrikan Tanjung Batu dan Bontang.

Tag:

Category List

Social Icons