Bandara Halim Perdana Kusuma Siapkan Fasilitas Kesehatan Bersama IBI
Jakarta – Bandara Halim Perdana Kusuma menghadirkan fasilitas kesehatan yang dapat mengakomodasi kebutuhan para penumpang bersama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).
Pejabat Ganti Sementara (PGS) Officer in Charge (OIC) Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Ariko Mahjaya, mengatakan bahwa fasilitas kesehatan tersebut terletak dekat pusat informasi.
Nantinya, para bidan yang bertugas di Bandara Halim Perdana Kusuma ini akan banyak memberikan edukasi dan informasi kepada para penumpang yang mampir ke anjungan yang sudah disediakan.
Anjungan IBI
Anjungan IBI akan diselenggarakan kembali pada tanggal 3-6 April 2025. Sebelumnya, pada musim mudik Lebaran 2025, anjungan tersebut sudah diselenggarakan selama tiga hari selama puncak arus mudik.
Menurut Ariko Mahjaya, anjungan IBI akan kembali dibuka pada tanggal 3 sampai 6 April 2025.

Selain fasilitas kesehatan, Bandara Halim Perdana Kusuma juga menyajikan berbagai fasilitas lainnya, mulai dari keberangkatan hingga kedatangan, untuk memberikan pengalaman yang menggembirakan bagi para penumpang.
Bandara juga menyajikan fasilitas kesehatan bersama dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) yang disiapkan bagi para penumpang secara gratis, di boarding lounge.
Menurut Ariko Mahjaya, program kesehatan tersebut merupakan kerja sama dengan BBKK, yang menyediakan cek kesehatan gratis di boarding lounge, baik di CityLink ataupun di Batik Air.
Bandara Halim Perdana Kusuma juga telah mengubah tata letak X-ray yang tadinya berada di depan, kini berada di dalam untuk mengurai antrean yang panjang mulai dari mudik lebaran kemarin.
Perluasan area tunggu yang kini dapat menampung 700 orang diyakini dapat memberikan rasa nyaman kepada para penumpang yang ingin terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma ke kota tujuan mereka.
Bandara Halim Perdana Kusuma masih menjadi salah satu pilihan masyarakat Jakarta yang hendak melakukan perjalanan mudik dengan moda transportasi udara.
Hingga saat ini, bandara telah memberangkatkan sekitar 104.646 penumpang dengan jumlah penerbangan sebanyak 1.403. Sementara untuk kota tujuan terbanyak dari Jakarta menuju ke Surabaya, Palembang, Padang, dan juga Kuala Namu.









