Home / Berita / BMKG: Abu Vulkanik Masih Melayang di Udara Manggarai Barat

BMKG: Abu Vulkanik Masih Melayang di Udara Manggarai Barat

bmkg sebaran abu vulkanik masih berada di udara manggarai barat

BMKG: Abu Vulkanik Masih Melayang di Udara Manggarai Barat

Labuan Bajo – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sisa abu vulkanik dari letusan Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada di langit Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Meskipun sebaran abu dari letusan tersebut tidak lagi terlihat melalui pengamatan satelit, partikel-partikel abu yang sangat halus dan ringan dapat tetap berada di udara, terutama saat kondisi angin kering dan kencang, seperti yang disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Seran, di Labuan Bajo pada Selasa.

Abu vulkanik yang jatuh pada malam Senin (7/7) masih menempel di berbagai permukaan seperti kendaraan, kaca jendela, atap rumah, dan tanah di Manggarai Barat.

Maria menambahkan bahwa udara yang terhirup saat ini mungkin menyebabkan rasa gatal di hidung dan tenggorokan, atau mata yang terasa perih. Ini menunjukkan bahwa abu vulkanik tersebut masih ada di sekitar kita.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika udara tampak keruh. Hindari menyapu area berdebu dalam keadaan kering, dan sebaiknya basahi terlebih dahulu. Tutup juga penampungan air dan sumber makanan dari potensi kontaminasi abu.

Saat ini, berdasarkan pengamatan satelit Himawari, VAAC Darwin, serta observasi lapangan dengan paper test, abu vulkanik tidak terdeteksi di sekitar Bandara Komodo Labuan Bajo.

Namun, dengan status Gunung Lewotobi Laki-laki yang masih Level IV (Awas) dan penguatan monsun Australia, angin dari Timur hingga Tenggara dapat membawa abu vulkanik dari erupsi berikutnya ke wilayah barat Flores.

BMKG menghimbau agar pihak terkait di Labuan Bajo dan Manggarai Barat tetap waspada terhadap sisa abu vulkanik yang mungkin masih ada di tanah atau bangunan selama beberapa hari ke depan, berinteraksi dengan kondisi cuaca lokal.

BMKG terus memantau penyebaran abu vulkanik selama 24 jam dan berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan keselamatan penerbangan, masyarakat, dan sektor pariwisata di Labuan Bajo.

Kami juga mendukung penuh pelaksanaan posko angkutan laut di KSOP sebagai langkah antisipasi dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dengan menyediakan informasi cuaca maritim dan publik.

Tag:

Category List

Social Icons