Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE/JACX) – Klarifikasi Mengenai Dana Haji dan IKN
Baru-baru ini, sebuah unggahan di X menampilkan gambar tangkapan layar berita dari CNN Indonesia yang mengklaim bahwa Menteri Koperasi Indonesia Budi Arie Setiadi berencana mengembalikan dana haji yang dikabarkan terpakai untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kabar tersebut menyebutkan bahwa dana tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR), dengan jumlah dana haji yang terpakai untuk IKN mencapai Rp700 triliun.
Unggahan tersebut menyatakan:
“Benarkah Dana Haji yang digunakan pemerintah tidak sengaja untuk IKN mencapai 700 Triliun.”
Lalu, apakah benar pemerintah akan mengembalikan dana haji yang dialokasikan untuk IKN sebesar Rp700 triliun?

Penjelasan:
Setelah dilakukan penelusuran, tidak ada artikel dengan judul seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut. Jika diteliti lebih lanjut berdasarkan waktu, tanggal, dan gambar yang sama, ditemukan artikel di CNN Indonesia berjudul “210 Ribu Orang Bakal Dilatih Kelola Koperasi Desa Merah Putih”.
Dalam artikel tersebut, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa sebanyak 210.000 orang akan mendapatkan pelatihan dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Program Koperasi Desa Merah Putih ini dirancang untuk mengatasi masalah ekonomi di daerah pedesaan, termasuk mengatasi praktik tengkulak dan rentenir yang merugikan masyarakat.
Oleh karena itu, tangkapan layar artikel dalam unggahan tersebut adalah hasil rekayasa.
Cek Fakta:
Cek fakta: Hoaks! Artikel yang sebut Prabowo gunakan dana haji untuk IKN
Cek fakta: Artikel Menteri Agama akui dana haji untuk pembangunan IKN, benarkah?
Baca juga: Kepala OIKN berharap Danantara dapat membantu pembangunan IKN









