Copenhagen (BERITA HARIAN ONLINE) – Denmark menegur Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance pada Sabtu setelah ia mengkritik pemerintahan Denmark atas Greenland saat mengunjungi Pangkalan Luar Angkasa Pituffik di barat laut Greenland.

Menteri Luar Negeri Lars Lokke Rasmussen menyampaikan keberatan terhadap “nada” kritik tersebut melalui media sosial X.

“Kami terbuka terhadap kritik, tetapi saya harus jujur, kami tidak menghargai nada yang digunakan dalam menyampaikannya. Ini bukan cara berbicara kepada sekutu dekat, dan saya masih menganggap Denmark dan Amerika Serikat sebagai sekutu dekat,” ujarnya.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen juga menepis pernyataan Vance dan menekankan dukungan jangka panjang Denmark terhadap AS.

“Selama bertahun-tahun, kami telah berdiri bersama Amerika dalam situasi yang sangat sulit,” katanya, merujuk pada kontribusi militer Denmark di Irak dan Afghanistan.

“Pernyataan wakil presiden mengenai Denmark tidaklah akurat,†tambah dia.

Vance mengeluarkan pernyataan kontroversial itu pada Jumat (28/3) ketika dia menuduh Denmark mengabaikan Greenland.

“Pesan kami kepada Denmark sangat sederhana: Anda tidak melakukan tugas dengan baik bagi rakyat Greenland,” katanya dalam konferensi pers.

“Kalian kurang berinvestasi pada rakyat Greenland dan dalam arsitektur keamanan di daratan luar biasa dan indah ini,†ujarnya.

“Saya rasa Greenland memahami bahwa Amerika Serikat seharusnya memilikinya,” ujar Vance.

“Dan jika Denmark serta Uni Eropa tidak memahami itu, kita harus menjelaskannya kepada mereka. Kita membutuhkan Greenland. Sangat penting, demi keamanan internasional, kita harus memilikinya,†kata dia pula.

Sumber: Anadolu