Kabar DKI Jakarta: Dari Banjir Rob di Pluit hingga Langkah Mitigasi Bencana
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Berbagai berita yang menarik dari DKI Jakarta pada Jumat (30/5), meliputi banjir rob di Pluit Penjaringan dan langkah mitigasi bencana yang diambil.
Berikut adalah beberapa berita mengenai DKI Jakarta yang masih layak untuk disimak.
1. Banjir Rob Melanda Dua RT di Pluit Penjaringan pada Jumat Pagi
Dua Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, mengalami banjir rob pada Jumat pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, menyampaikan bahwa hingga pukul 06.00 WIB masih terdapat dua RT yang terendam banjir.
2. Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kepulauan Seribu
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu telah memulai pembentukan kepengurusan Koperasi Merah Putih melalui musyawarah di enam kelurahan.
Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Aceng Zaini, menyatakan bahwa pembentukan koperasi ini telah didiskusikan dengan Suku Dinas PPKUKM agar segera dapat direalisasikan.
3. Pembatasan Izin Kegiatan Usaha Valuta Asing oleh BI DKI
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta akan sementara waktu membatasi pemberian izin untuk Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB), guna memastikan efisiensi dan persaingan usaha yang sehat.
Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Arlyana Abubakar, menyatakan langkah ini juga mempertimbangkan aspek makro spasial di Jakarta.
4. 134 Ribu Orang Gunakan Kereta Api Selama Libur Panjang
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan bahwa sebanyak 134.030 penumpang menggunakan kereta api selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dari 27 hingga 31 Mei 2025.
Volume tertinggi tercatat pada Kamis (29/5) dengan 38.777 penumpang, menurut Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko.
5. BPBD Jakarta Timur Siagakan 50 Personel untuk Mitigasi Bencana
BPBD Jakarta Timur menyiagakan 50 personel untuk mengantisipasi potensi bencana selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus dan akhir pekan dari 29 Mei hingga 1 Juni.
Kepala Satgas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Sukendar, menyatakan kesiapan ini dilakukan untuk menghadapi kemungkinan bencana selama periode liburan.







