Palangka Raya (BERITA HARIAN ONLINE) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak kaum muda untuk berperan aktif dalam mendukung program pengendalian emisi karbon dan pendidikan lingkungan.
“Dalam upaya menekan dampak perubahan iklim, kami kini bekerja sama dengan komunitas pemuda. Salah satu langkah strategis terbaru adalah menjalin kemitraan dengan Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalteng,” ungkap Kepala DLH Kalteng Joni Harta di Palangka Raya, Rabu.
Joni menjelaskan bahwa para pemuda ini diikutsertakan dalam berbagai kegiatan, seperti pelatihan perhitungan karbon, kampanye kesadaran lingkungan, dan aktivitas edukatif berbasis komunitas.
“Kami berharap langkah ini dapat memperluas cakupan program DLH hingga ke tingkat masyarakat dengan pendekatan yang lebih inklusif dan partisipatif,” jelasnya.
Joni Harta menegaskan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran penting sebagai mitra dalam menyebarluaskan isu lingkungan kepada masyarakat.
Melalui Bidang IV yang mengelola kemitraan dengan masyarakat, dia menjelaskan bahwa selama organisasi tersebut sah secara hukum dan berkomitmen pada lingkungan, DLH terbuka untuk bekerja sama.
Keterlibatan pemuda dianggap penting untuk memperkuat ketahanan lingkungan dalam jangka panjang.
“DLH saat ini fokus pada peningkatan pelatihan teknis perhitungan karbon dan pendekatan edukatif yang menjangkau komunitas secara langsung,” tuturnya.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kalteng, Kristianto, menambahkan bahwa pengendalian emisi tidak cukup hanya dilakukan secara teknis, tetapi juga memerlukan keterlibatan sosial dan dukungan masyarakat.
“Kami tidak hanya mendorong pengurangan emisi, tetapi juga pengendalian dan perlindungannya. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang tidak hanya peduli, tetapi juga memahami konteksnya,” ujarnya.
Ketua Pemuda Katolik Komda Kalteng, Dorothea S. Jasi, menyatakan pihaknya menyambut baik tawaran kerja sama ini.
“Kami siap berperan aktif dalam pelatihan perhitungan karbon dan kampanye kesadaran lingkungan. Ini adalah isu yang langsung menyentuh masa depan generasi muda,” katanya.









