Gerindra Ungkap Prabowo Berupaya Sederhanakan Regulasi Investasi
Bayangkan jika ada investasi dari luar negeri yang ingin mendirikan pabrik, tetapi regulasinya memakan waktu 3 hingga 4 tahun dan tak kunjung selesai.
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Anggota Partai Gerindra Hendarsam Marantoko berpendapat bahwa Presiden RI Prabowo Subianto berusaha menyederhanakan regulasi yang sering menjadi penghambat masuknya investasi.
“Ini sudah menjadi fokus beliau (Prabowo Subianto), bahkan beliau memberikan warning kepada jajaran untuk memperbaiki regulasi tersebut,” ujar Hendarsam dalam diskusi Polemik Trijaya bertajuk Kinerja Pemerintah dan Optimisme Publik yang disiarkan di akun Youtube Trijaya FM dan dipantau di Jakarta, Sabtu.
Menurut Hendarsam, salah satu tanda keberhasilan investasi bagi negara adalah kemampuannya untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Namun, saat ini para investor, baik dari dalam maupun luar negeri, sering kali menghadapi birokrasi yang rumit ketika ingin menanamkan modal.
“Bayangkan jika ada investasi dari luar negeri yang ingin mendirikan pabrik, tetapi regulasinya memakan waktu 3 hingga 4 tahun dan tak kunjung selesai. Ini akan menghambat pembukaan lapangan kerja baru,” kata Hendarsam.
Tidak hanya gagal dalam membuka lapangan pekerjaan, situasi ini juga bisa membuat Indonesia kesulitan mendapatkan peluang transformasi teknologi dan informasi dari luar negeri.
Dalam diskusi yang sama, politikus PKB dan anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin juga menyampaikan pandangan serupa.
Zainul berpendapat bahwa investasi yang sehat dapat menciptakan stabilitas ekonomi bagi negara.
“Pertumbuhan ekonomi yang stabil seharusnya membawa dampak positif pada ekonomi masyarakat bawah,” ujarnya.
Karena itu, dia menekankan bahwa penyederhanaan regulasi investasi dapat memberikan dampak besar pada pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah.









