Haliburton Berlaga Meski Cedera di Gim 5 Final NBA
Kalau saya masih bisa jalan, saya mau tetap bermain
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Tyrese Haliburton bermain dalam kondisi terbatas karena cedera di kaki kanannya dan hanya mencetak empat angka saat Indiana Pacers takluk 109-120 dari Oklahoma City Thunder pada Gim 5 Final NBA, Selasa (17/6), membuat mereka tertinggal 2-3 dalam seri best-of-seven.
Haliburton tampak memegangi bagian bawah kaki kanannya setelah jatuh dengan cara yang tidak biasa di kuarter pertama. Ia sempat keluar dari pertandingan untuk mendapatkan perawatan dan kembali dengan perban di betis kanannya.
Menurut laman NBA, garda utama tersebut diduga mengalami cedera otot betis kanan dan dijadwalkan menjalani MRI untuk mengetahui tingkat keparahan cedera.
"Kalau saya masih bisa jalan, saya mau tetap bermain," ujar Haliburton setelah pertandingan.
Meski bermain selama 34 menit, Haliburton tidak dalam kondisi ideal. Ia tidak mencetak poin sama sekali di babak pertama, yang menjadi kali pertama dalam 36 pertandingan playoff kariernya. Ia baru mencetak angka melalui dua lemparan bebas di pertengahan kuarter ketiga.
Secara keseluruhan, Haliburton mencatatkan 0-6 tembakan, 7 rebound, dan 6 assist, lebih banyak berperan sebagai pengalir bola ketimbang pencetak angka.
Pelatih Pacers Rick Carlisle mengakui bahwa Haliburton memaksakan diri demi tim.
"Kami khawatir di jeda paruh waktu, tetapi dia ngotot ingin tetap bermain. Menurut saya, dia masih bisa melakukan banyak hal baik di babak kedua, meskipun jelas tidak berada di kondisi 100 persen," kata Carlisle.
Kekalahan ini memperpanjang penderitaan Indiana yang sebelumnya juga kalah di Gim 4. Ini menjadi pertama kalinya Pacers kalah dua kali beruntun sejak pertengahan Maret.
Sepanjang playoff, mereka belum pernah tertinggal dalam seri, dengan kemenangan atas Milwaukee, Cleveland, dan New York secara meyakinkan. Namun kini, mereka menghadapi tekanan besar.
Dengan kondisi Haliburton yang belum pasti, Pacers harus menang di Gim 6 yang akan digelar Kamis waktu setempat di Indianapolis untuk memaksa pertandingan penentu (Gim 7) di kandang Thunder, Minggu malam waktu Amerika Serikat.
"Ini final. Saya telah bekerja seumur hidup untuk momen seperti ini," kata Haliburton dengan tegas. "Saya hanya ingin membantu tim semampu saya. Tidak terpikir untuk menyerah sekarang."
Indiana kini dalam posisi genting, sementara Oklahoma City hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan gelar juara NBA pertama mereka sejak era Seattle SuperSonics.









