Pengendara di Daan Mogot Jakbar Melawan Arah untuk Menghindari Banjir
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Di Jalan Taman Kota Daan Mogot, Jakarta Barat, sekelompok pengendara sepeda motor memutuskan melawan arah guna menghindari genangan air yang terjadi di area itu pada Selasa dini hari.
Tindakan tersebut mengakibatkan kemacetan parah dan perdebatan sengit di antara pengendara tidak bisa dihindari.
Pada pukul 00.20 WIB, pengamatan di lokasi menunjukkan banyak pengendara harus mengambil jalur berlawanan dari arah Grogol ke Cengkareng untuk menghindari banjir.
Pengendara motor bernama Firman menyatakan bahwa banjir mulai menggenangi area tersebut sejak pukul 22.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter.
Ia berpendapat bahwa ketinggian tersebut dapat membuat motornya mogok.
Firman mengatakan, “Sejak jam 22.00 WIB jalan ini sudah padat karena di seberang sudah banjir, motor-motor terendam. Jadi, pengendara dari Grogol ke Cengkareng terpaksa mengambil jalur berlawanan.”
Pengendara lainnya, Agung, menyebutkan bahwa perjalanan dari Juanda ke Cengkareng menghabiskan waktu lebih dari satu jam, sehingga ia memilih melawan arah untuk menghindari mogok di tengah banjir.
“Dari Juanda baru sampai sini sudah makan waktu satu jam. Tidak tahu sampai rumah di Cengkareng jam berapa. Kalau tetap di jalur seberang, motor bisa mogok,” kata Agung.
Di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, pengendara mobil juga melawan arah dengan mengambil jalur Transjakarta pada Senin malam.
Dalam video viral yang diunggah di akun Instagram @warga.jakbar, terlihat mobil-mobil terjebak di jalur busway karena sebuah bus Transjakarta melaju dari arah yang benar.
Mobil-mobil yang melawan arah akhirnya bergerak mundur seiring dengan laju bus Transjakarta yang terus bergerak maju.









