Israel Menghalangi Kunjungan Menteri Luar Negeri Arab ke Tepi Barat
Washington (BERITA HARIAN ONLINE) – Israel telah memutuskan untuk menghalangi rencana kunjungan sejumlah menteri luar negeri dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UAE), Mesir, dan Qatar yang ingin bertemu dengan Otoritas Palestina (PA), sebagaimana dilaporkan oleh Axios dengan mengutip pejabat Israel, Jumat.
Menurut laporan dari outlet berita tersebut, para diplomat senior dari Arab Saudi, UAE, Mesir, Yordania, Qatar, serta Turki direncanakan akan mengunjungi Tepi Barat pada hari Minggu mendatang.
Di hari yang sama, CNN juga melaporkan bahwa menteri-menteri ini berniat untuk bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Kota Ramallah.
Sementara itu, The Times of Israel, yang mengutip pejabat senior Israel pada hari Jumat, melaporkan bahwa otoritas Zionis telah memblokir rencana kunjungan tersebut ke Tepi Barat.
“Israel tidak akan berkolaborasi dengan langkah-langkah yang dirancang untuk membahayakan mereka dan keamanannya,” kata pejabat itu kepada The Times of Israel. Ia menambahkan bahwa pertemuan pada hari Minggu di Tepi Barat telah direncanakan dengan maksud “mendorong pembentukan negara Palestina”.
Pada hari Kamis, Israel menyetujui inisiatif yang diajukan oleh Menteri Pertahanan Israel Katz dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich untuk membangun 22 permukiman di Tepi Barat, wilayah yang dicaplok oleh Israel sejak 1967.
Inisiatif ini bertujuan untuk memulihkan wilayah yang sebelumnya telah dievakuasi. Selain itu, empat permukiman tambahan akan didirikan di dekat perbatasan barat dengan Yordania.
Sumber: Sputnik-OANA









