Istana: Presiden Melanjutkan Kunjungan ke Kairo, Mesir, Jumat Sore
Bapak Presiden akan berada di Mesir selama satu malam. Beliau dijadwalkan tiba pada Jumat petang, dan pada Sabtu sore, akan melanjutkan perjalanan ke Doha, Qatar.
Jakarta/Ankara (BERITA HARIAN ONLINE) – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, akan melanjutkan kunjungan ke Timur Tengah dengan menuju Kairo, Mesir, pada Jumat sore, usai menghadiri Antalya Diplomacy Forum (ADF) 2025 di Antalya, Turki, pada Jumat siang.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan kepada wartawan di Ankara, Turki, Kamis malam (10/4) waktu setempat, bahwa agenda Presiden di Kairo berlangsung selama satu malam.
Bapak Presiden akan berada di Mesir selama satu malam. Beliau dijadwalkan tiba pada Jumat petang, dan pada Sabtu sore, akan melanjutkan perjalanan ke Doha, Qatar. demikian disampaikan oleh Yusuf Permana.
Di Kairo, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, pada Sabtu (12/4). Mereka akan membahas situasi geopolitik saat ini, serta berkonsultasi mengenai situasi di Gaza, dan mengkaji rencana Indonesia untuk sementara menampung rakyat Palestina yang terkena dampak konflik di Gaza.
Setelah dari Kairo, Presiden akan melanjutkan kunjungannya ke Doha, Qatar, dan kemudian ke Amman, Yordania. Di Doha, Presiden Prabowo akan melakukan kunjungan kenegaraan, sementara di Amman, beliau akan menemui Raja Yordania, Abdullah II, untuk membahas dan berkonsultasi mengenai rencana Indonesia dalam memberikan bantuan kepada rakyat Palestina di Gaza.
Presiden Prabowo, didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melawat ke lima negara di Timur Tengah, yaitu Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania, salah satunya untuk berkonsultasi mengenai rencana Indonesia membantu rakyat Palestina yang terkena dampak konflik dengan Israel di Gaza.
Indonesia dianggap dapat diterima oleh semua pihak yang bertikai. Saya kira, posisi ini membuat kita memiliki tanggung jawab. Oleh karena itu, saya menyampaikan bahwa Indonesia siap, jika diminta oleh semua pihak untuk berperan, kami siap berperan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan Indonesia. kata Presiden Prabowo saat konferensi pers di Jakarta, beberapa saat sebelum keberangkatannya pada Rabu (9/4) dini hari.









