Jakarta, Tuan Rumah yang Aman dan Nyaman bagi Semua Agama
Ini menunjukkan bahwa Jakarta selalu mampu menjadi tuan rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh umat beragama
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menekankan bahwa Jakarta harus tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua komunitas beragama, termasuk dalam penyelenggaraan perayaan Waisak yang tahun ini berlangsung dengan lancar.
“Perayaan Waisak dapat terselenggara dengan baik di Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta terus dapat menjadi tuan rumah yang aman dan nyaman bagi setiap umat beragama dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Rano di Jakarta, Senin, setelah menghadiri penandatanganan prasasti yang berisi pesan kebaikan bagi umat Buddha dalam perayaan Tri Suci Waisak 2025 di Buddha Wihara Ekayana Arama-Indonesia Buddhist Centre, Jakarta Barat.
Rano juga berharap agar perayaan Waisak bisa membawa kedamaian dan pencerahan bagi kehidupan masyarakat.
Ia menginginkan agar momen perayaan Waisak dapat mengingatkan kita untuk hidup dengan penuh kesadaran, bertindak bijaksana, dan saling peduli.
“Ini termasuk menjaga toleransi antarumat beragama, yang merupakan fondasi penting untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang inklusif,” tambah Rano.
Rano juga meminta agar para pemimpin dan umat Buddha bisa menjadi contoh dalam menjaga semangat persatuan dan kesatuan di antara umat beragama sehingga dapat hidup berdampingan dengan damai di tengah keragaman Jakarta.
“Saya berharap perayaan Tri Suci Waisak dapat terus dihayati oleh seluruh umat Buddha dengan mengamalkan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Rano menambahkan kehadirannya saat menandatangani prasasti di Buddha Wihara Ekayana Arama merupakan momen bersejarah yang menunjukkan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kegiatan di tempat ibadah termasuk wihara.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Panitia Perayaan Waisak, Andrie Wongso, menuturkan bahwa tema perayaan Waisak 2025 adalah “Semangat Kebersamaan untuk Indonesia Maju”.
Tema ini, menurutnya, menjadi pengingat bagi seluruh umat untuk terus mengedepankan keharmonisan dan kebijaksanaan sebagai fondasi dalam mewujudkan kedamaian dan kemajuan bangsa.








