Home / Kesehatan / Memahami 13 Faktor Penyebab Katarak dan Cara Menjaga Kesehatan Mata

Memahami 13 Faktor Penyebab Katarak dan Cara Menjaga Kesehatan Mata

kenali 13 penyebab katarak dan tips jaga kesehatan mata

Kenali 13 Faktor Penyebab Katarak dan Tips Menjaga Kesehatan Mata

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Katarak adalah salah satu penyakit mata yang sering ditemukan, terutama pada kelompok usia lanjut. Penyakit ini ditandai dengan terjadinya kekeruhan pada lensa mata yang awalnya jernih, sehingga mengganggu penglihatan. Pada beberapa kasus, jika tidak segera diatasi, katarak dapat menyebabkan kebutaan.

Katarak biasanya berkembang secara perlahan dan pada tahap awal mungkin tidak menunjukkan gejala yang mencolok. Namun, seiring waktu, pengidap akan mengalami masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, kesulitan melihat dalam cahaya redup, atau seperti melihat melalui jendela berkabut.

Jadi, apa sebenarnya yang menyebabkan katarak? Berikut penjelasan lengkapnya.

Penyebab Katarak

Katarak terjadi ketika protein dalam lensa mata mengalami perubahan struktur dan menggumpal, menghalangi cahaya masuk ke retina. Beberapa faktor yang dapat memicu kondisi ini antara lain:

1. Proses Penuaan

Penuaan adalah penyebab paling umum dari katarak. Seiring bertambahnya usia, lensa mata menjadi lebih tebal dan kurang elastis, yang menyebabkan protein dalam lensa menggumpal dan membentuk lapisan keruh.

2. Paparan Radiasi

Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari secara berkepanjangan dapat merusak struktur lensa mata. Selain itu, terapi radiasi pada kepala atau leher juga dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak.

3. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat memberikan efek toksik pada lensa mata dan meningkatkan risiko katarak.

4. Merokok

Kebiasaan merokok diketahui mempercepat kerusakan sel-sel mata. Bahan kimia dalam asap rokok dapat memicu pembentukan radikal bebas yang merusak lensa.

5. Penyakit Tertentu

Beberapa penyakit seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan tiroid memiliki kaitan erat dengan peningkatan risiko katarak. Terutama pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi dapat merusak lensa secara perlahan.

6. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memicu gangguan metabolik yang berdampak pada kesehatan mata, termasuk meningkatkan risiko terjadinya katarak.

7. Riwayat Keluarga

Faktor genetik juga berperan. Seseorang dengan riwayat keluarga yang mengalami katarak memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

8. Gangguan Mata Lain

Kondisi mata seperti rabun jauh (miopi) atau rabun dekat (hipermetropi) dapat mempercepat kemunculan katarak, terutama jika disertai komplikasi mata lainnya.

9. Kurangnya Nutrisi

Asupan nutrisi yang buruk, terutama kekurangan vitamin C dan E, dapat mempercepat kerusakan lensa mata. Diet yang tidak seimbang dapat meningkatkan kerentanan terhadap katarak.

10. Penggunaan Obat Steroid

Penggunaan obat-obatan seperti kortikosteroid dalam jangka panjang, yang sering digunakan untuk mengobati asma, lupus, atau radang sendi, juga menjadi faktor risiko katarak.

11. Trauma atau Cedera Mata

Cedera langsung pada mata akibat kecelakaan atau aktivitas fisik dapat merusak lensa dan mempercepat terbentuknya katarak. Trauma berulang pun dapat memperburuk kondisi ini.

12. Infeksi Mata

Infeksi pada bagian dalam mata, seperti uveitis, dapat menyebabkan peradangan pada lensa dan mempercepat proses kekeruhan lensa.

13. Paparan Polusi Lingkungan

Paparan jangka panjang terhadap polusi udara, termasuk asap kendaraan dan bahan kimia beracun, dapat memperburuk kesehatan mata dan menyebabkan katarak.

Gejala Katarak

Beberapa tanda awal yang biasanya dialami oleh penderita katarak meliputi:

  • Penglihatan menjadi kabur atau buram
  • Kesulitan melihat dalam kondisi cahaya redup
  • Warna tampak pudar atau kekuningan
  • Silau atau penglihatan ganda pada satu mata
  • Sering mengganti ukuran kacamata

Jika mengalami salah satu dari gejala tersebut, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter mata guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

Cara Mencegah dan Mengurangi Risiko Katarak

Meskipun sebagian besar kasus katarak disebabkan oleh penuaan, sejumlah langkah preventif dapat dilakukan untuk memperlambat perkembangannya, antara lain:

  • Menggunakan kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan
  • Menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
  • Menjaga pola makan sehat yang kaya antioksidan
  • Mengontrol penyakit penyerta seperti diabetes
  • Rutin memeriksakan mata, terutama bagi lansia

Ketika katarak sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, penanganan yang paling efektif adalah melalui tindakan operasi. Prosedur ini dilakukan dengan mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa buatan, dan termasuk operasi yang aman dengan tingkat keberhasilan tinggi.

Katarak adalah penyakit mata yang umum dan dapat berdampak serius bila tidak ditangani. Dengan memahami penyebab dan faktor risikonya, masyarakat diharapkan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sedini mungkin. Pemeriksaan mata secara berkala dan gaya hidup sehat adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan mata sepanjang usia.

Tag:

Category List

Social Icons