Korlantas Polri Mengakhiri Sistem ‘One Way’ Nasional untuk Arus Balik
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah secara resmi mengakhiri penggunaan sistem satu arah atau one way nasional untuk arus balik selama libur Lebaran 2025.
“Pada pukul 08.00 WIB tadi, Menteri Perhubungan (Dudy Purwagandhi) bersama kami meresmikan penutupan one way nasional arus balik,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek berdasarkan laporan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Meskipun one way nasional sudah ditutup, Operasi Ketupat 2025 akan tetap berlangsung hingga pukul 00.00 WIB, imbuhnya.
Mengenai Operasi Ketupat 2025, Irjen Pol. Agus menjelaskan bahwa operasi ini berfokus pada kemanusiaan dengan prioritas utama keselamatan para pemudik.
Ia menilai bahwa selama Operasi Ketupat 2025 berlangsung, aspek keselamatan dapat dipertahankan dengan baik. Hal ini tercermin dari penurunan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas.
“Tidak ada insiden kecelakaan menonjol selama operasi. Jumlah kecelakaan menurun, demikian juga tingkat fatalitas korban meninggal, baik di jalan arteri maupun tol. Semuanya mengalami penurunan,” ujarnya.
Sejauh ini, situasi arus lalu lintas untuk arus balik masih dapat dikelola dengan baik.
“Sekitar 74 persen kendaraan dari luar Jakarta sudah kembali ke Jakarta. Kami menunggu hingga operasi selesai,” jelasnya.
Dalam acara penutupan one way nasional arus balik ini, diadakan evaluasi dan konsolidasi antara Korlantas Polri dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.
“Kami melakukan konsolidasi bersama. Kolaborasi dan koordinasi antar-stakeholder adalah kunci keberhasilan,” kata Irjen Pol. Agus.
Sebelumnya, pada Minggu (6/4), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara resmi memulai sistem one way nasional dari gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga gerbang Tol Cikampek Utama.








