Kremlin: Usulan Gencatan Senjata Eropa Tidak Menekan Rusia
Istanbul (BERITA HARIAN ONLINE) – Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, menyatakan bahwa Rusia tidak merasa tertekan oleh desakan para pemimpin Eropa untuk menerapkan gencatan senjata selama 30 hari yang direncanakan mulai Senin, meskipun terdapat ancaman sanksi yang lebih luas.
“Beberapa hari lalu, Presiden Putin telah mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari. Apakah Anda mendengar respons dari Kiev? Kami juga tidak,” kata Peskov dalam wawancara dengan CNN yang ditayangkan pada Sabtu (10/5).
“Apakah ada kritik terhadap Kiev karena tidak merespons? Tidak ada,” tambahnya.
Peskov menyebut bahwa Rusia memiliki pandangan tersendiri dan sedang mempertimbangkan usulan tersebut. “Ini adalah perkembangan baru. Jadi, kami memiliki posisi kami sendiri,” ucapnya.
Ketika ditanya mengenai tekanan internasional, Peskov menyatakan: “Jika Anda melihat sejarah, baik yang lama maupun yang modern, Anda akan melihat bahwa Rusia cukup kuat menghadapi segala jenis tekanan.”
Meski menghargai upaya mediasi yang dipimpin Amerika Serikat, Peskov memperingatkan agar tidak ada paksaan.
“Kami terbuka untuk dialog, kami terbuka untuk upaya penyelesaian konflik di Ukraina. Kami menghargai, dan tentu sangat berterima kasih kepada pemerintahan Trump. Namun menekan kami adalah hal yang sia-sia,” ujarnya.
Peskov juga menuduh negara-negara Eropa melakukan konfrontasi langsung terhadap Rusia. “Eropa secara terbuka berhadapan dengan kami. Kami merasakannya, kami mengetahuinya, dan kami sudah terbiasa dengan itu,” ungkapnya.
Sebelumnya pada Sabtu, para pemimpin Eropa mengusulkan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari di Ukraina, yang dimulai pada Senin. Pemantauan gencatan senjata ini akan dipimpin oleh Amerika Serikat dengan dukungan dari negara-negara Eropa, demikian disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
“Jika terjadi pelanggaran, sanksi besar akan disiapkan bersama antara pihak Eropa dan Amerika,” kata Macron di Kiev setelah menghadiri pertemuan Koalisi Negara-Negara Sukarela.
Sumber: Anadolu









