Home / Berita / Pungutan Liar dalam Rekrutmen PPSU di Jakarta Masih Terjadi

Pungutan Liar dalam Rekrutmen PPSU di Jakarta Masih Terjadi

masih ada pungli pada perekrutan ppsu di jakarta

Pungutan Liar dalam Rekrutmen PPSU di Jakarta Masih Terjadi

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengakui bahwa masih ada individu yang terlibat dalam pungutan liar (pungli) saat perekrutan calon petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP).

Rano menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bertekad untuk memberantas tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum ini.

“Ya, memang tidak bisa disembunyikan, itu ada. Dan kita sudah menyatakan, bahwa pungli harus diberantas,” ujar Rano saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Rano menjelaskan, isu ini sebenarnya sudah pernah dibahas ketika ia bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melakukan kampanye Pilkada DKI Jakarta.

1000517533
Calon petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, sedang melakukan praktik lapangan membersihkan sampah, Jakarta, Rabu (2/7/2025). (BERITA HARIAN ONLINE/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

Dalam proses perekrutan PPSU, Pramono juga menegaskan bahwa tidak boleh ada pungli yang terjadi. Dia berkomitmen bahwa proses rekrutmen PPSU akan berlangsung secara transparan.

“Dari awal, mungkin dari kampanye kita, kita sudah mengingatkan. Bahwa ada PPSU yang membayar puluhan juta. Bayangkan. Itu tidak bisa kita terima. Jadi langsung ditindak saja,” kata Rano.

Dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta Ali Lubis juga mengangkat isu ini.

“Pak Wagub, kemarin saat reses, saya menerima informasi. Saat perekrutan PJLP atau PPSU kemarin, saya mendapat informasi tentang oknum-oknum yang melakukan pungli,” kata Ali.

IMG 1360
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/7/2025). (BERITA HARIAN ONLINE/Lifia Mawaddah Putri.)

Ali mendengar bahwa kasus ini terjadi di Cipinang Muara, Jakarta Timur, selama sosialisasi dengan masyarakat setempat.

Ali menyatakan tindakan ini sudah termasuk perbuatan tidak adil karena melakukan pemerasan terhadap orang-orang yang kurang mampu.

“Masuk kerja saja sudah susah, ingin bekerja malah diperas dengan modus pungli. Tolong Pak Wagub, beserta jajaran pemprov. Melalui Inspektorat, lakukan inspeksi ke lapangan, cek oknum-oknum ini. Karena ini merugikan masyarakat Jakarta,” katanya.

Tag:

Category List

Social Icons