Penguatan Hubungan Ekonomi Kreatif antara Indonesia dan Prancis
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky menghadiri undangan dari Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, dalam forum ‘Dialog Budaya Strategis’ di Paris, bertujuan untuk memperkuat kerjasama bilateral dalam bidang Budaya dan Ekonomi Kreatif.
Kehadirannya bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua kementerian di Jakarta pada Mei lalu, bertepatan dengan kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
‘Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai kekuatan diplomasi budaya dan ekonomi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo,’ ungkap Menekraf Riefky dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat.
Menteri Riefky mengemukakan tiga fokus utama dalam penguatan ekosistem ekonomi kreatif kedua negara, yakni penerapan program konkret. Kedua, ia juga mengajukan lima inisiatif lanjutan MoU, yang meliputi pengembangan kapasitas, pertukaran talenta, dan kolaborasi riset kebijakan.
Di sisi lain, ia menekankan keinginan Indonesia untuk belajar dari pengalaman Prancis dalam pembentukan kebijakan dan perangkat regulasi ekonomi kreatif yang kuat dan inklusif.
Sebagai bagian dari kunjungan kerja, menteri dan delegasi juga melakukan diskusi mendalam untuk tiga subsektor utama yakni film, animasi, dan game.
Dalam bidang film, delegasi Indonesia berkunjung ke markas Centre National du Cinéma et de l’image animée (CNC) dan berdiskusi langsung dengan presiden CNC serta para ahli. Sementara untuk animasi, delegasi akan berdialog dengan Gobelins School, salah satu institusi animasi terbaik di dunia.
Dalam pertemuan tersebut, hadir 15 perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan Prancis, termasuk asosiasi dan pelaku industri kreatif di sektor film, game, fesyen, musik, penerbitan, seni pertunjukan, serta organisasi yang berfokus pada pengelolaan budaya seperti museum dan pelestarian warisan budaya.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang hadir sebagai tamu kehormatan pada perayaan nasional Prancis Bastille Day 2025.
Tindak lanjut konkret dari kunjungan ini mencakup penguatan Ekraf Bijak melalui riset bersama untuk penyusunan kebijakan sektor film, termasuk studi kelembagaan dan kajian kebijakan pajak sinema (earmark tax policy); pengembangan Talenta Ekraf melalui pelatihan dengan institusi Prancis dan pendampingan teknis dari CNC dalam bidang film dan permainan video; dan penguatan Sinergi Ekraf untuk membangun jejaring antara pelaku industri kreatif Indonesia dan Prancis.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.









