Home / Ekonomi / Menteri ESDM: Indonesia Dapat Kurangi Impor BBM hingga 300 Ribu KL

Menteri ESDM: Indonesia Dapat Kurangi Impor BBM hingga 300 Ribu KL

menteri esdm indonesia bisa turunkan impor bbm hingga 300 ribu kl

Menteri ESDM: Indonesia Dapat Kurangi Impor BBM hingga 300 Ribu KL

Karawang, Jawa Barat (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa Indonesia dapat memotong impor bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 300 ribu kiloliter (KL) melalui pabrik baterai kendaraan listrik (EV) di Karawang.

Kita dapat menghemat impor BBM sekitar 300 ribu kiloliter per tahun, hanya dengan 15 GWh

Menteri Bahlil menyampaikan dalam acara Groundbreaking Proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, bahwa dengan hanya 15 GWh, Indonesia dapat menekan impor BBM hingga 300 ribu kiloliter per tahun.

Dengan pasar baterai yang berkembang, termasuk untuk industri pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), Bahlil menargetkan kapasitas produksi dapat meningkat hingga 40 GWh.

Dengan kapasitas 15 GWh, pabrik baterai EV di Karawang, Jawa Barat, mampu melayani 300 ribu mobil.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto melakukan peletakan batu pertama untuk proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat.

Proyek ini adalah pengembangan industri dari hulu ke hilir yang mencakup enam proyek terintegrasi antara PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan Konsorsium CATL, Brunp, Lygend (CBL). Lima proyek dikembangkan di Kawasan FHT Halmahera Timur dan satu proyek di Karawang.

Pabrik baterai di Karawang berdiri di atas lahan seluas 43 hektare dan dijalankan oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), kolaborasi antara IBC dan CBL, anak perusahaan dari raksasa baterai dunia, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Kapasitas awal ditargetkan sebesar 6,9 GWh pada fase pertama dan meningkat menjadi 15 GWh pada fase kedua, dengan operasi komersial dijadwalkan pada akhir 2026.

Di Halmahera Timur, ANTAM dan Hong Kong CBL Limited (HK CBL) telah mendirikan PT Feni Haltim (PT FHT) untuk mengembangkan kawasan industri energi baru yang mencakup proyek pertambangan nikel, smelter pirometalurgi dengan kapasitas 88.000 ton refined nickel alloy per tahun (2027), smelter hidrometalurgi dengan produksi 55.000 ton Mixed Hydroxide Precipitate per tahun (2028), pabrik bahan katoda Nickel Cobalt Manganese (NCM) sebesar 30.000 ton per tahun (2028), serta fasilitas daur ulang baterai yang menghasilkan logam sulfat dan lithium karbonat sebanyak 20.000 ton per tahun (2031).

Tag:

Category List

Social Icons