Milan (BERITA HARIAN ONLINE) – Pendekatan sepihak yang diadopsi oleh Amerika Serikat (AS) menimbulkan ancaman signifikan terhadap stabilitas ekonomi dan perdagangan global, kata Ketua Italy China Council Foundation Mario Boselli kepada Xinhua dalam wawancara baru-baru ini.
Boselli menekankan bahwa dalam iklim ekonomi saat ini, bisnis di seluruh dunia membutuhkan lingkungan yang stabil dan dapat diprediksi untuk berkembang.
“Hal yang paling tidak disukai perusahaan adalah ketidakpastian,” katanya. “Dan aspek yang paling mengkhawatirkan dari kebijakan luar negeri dan ekonomi AS saat ini adalah sifat tidak dapat diprediksi, yang mengikis fondasi dialog ekonomi global dan kepercayaan politik.”
Boselli berharap ketegangan geopolitik pada akhirnya dapat mereda, dengan berkurangnya “ekonomi perang” dan lebih banyak “ekonomi perdamaian.” Ia pun menentang perlombaan senjata ekonomi.
“Ekonomi global membutuhkan stabilitas dan pembangunan, bukan konflik dan konfrontasi,” tuturnya.
Berkaca pada pengalaman hidupnya selama lebih dari 80 tahun, Boselli mengaku belum pernah menyaksikan era transformasi global yang begitu mendalam.
Ia mengatakan bahwa kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih dan kurangnya kohesi Uni Eropa akan semakin memengaruhi dinamika ekonomi serta perdagangan global.
Namun, Boselli menyarankan bahwa pergeseran dinamika ini dapat mendorong Eropa untuk mempertimbangkan kembali strategi ekonomi eksternalnya. Dalam pandangannya, penguatan kerja sama Eropa dengan China merupakan pilihan yang strategis.
Tahun ini menandai peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik China-Eropa.
“Saya dengan tulus berharap bahwa China dan Eropa akan mengantarkan era baru kerja sama yang lebih kuat dan saling menguntungkan,” ujarnya.








