Home / Politik / Palestina Apresiasi Rencana Prancis untuk Mengakui Kedaulatan Negaranya

Palestina Apresiasi Rencana Prancis untuk Mengakui Kedaulatan Negaranya

palestina sambut baik rencana prancis akui kedaulatan negaranya

Palestina Apresiasi Langkah Prancis dalam Pengakuan Kedaulatan

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Palestina menyampaikan apresiasi atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang rencana Prancis untuk mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dalam beberapa bulan ke depan, sebagai refleksi kepatuhan Prancis terhadap hukum internasional.

“Langkah ini mencerminkan komitmen Prancis terhadap nilai-nilai internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendukung hak-hak rakyat Palestina, terutama hak menentukan nasib sendiri dan hak untuk bernegara,” demikian disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Palestina melalui media sosial X, dipantau dari Jakarta, Jumat.

Kementerian Luar Negeri Palestina mendorong semua negara yang belum mengakui Palestina untuk mengikuti jejak Prancis dengan mengakui kedaulatan Palestina. Saat ini, lebih dari 140 dari 193 negara anggota PBB telah mengakui Palestina sebagai negara.

Negara-negara anggota PBB juga diajak untuk mendukung upaya Palestina menjadi anggota penuh organisasi tersebut.

Di samping itu, Palestina mengundang semua negara untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional terkait Palestina dan pelaksanaan solusi dua negara yang akan dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi pada Juni mendatang.

Presiden Emmanuel Macron pada Rabu (9/4) menyatakan bahwa Prancis mungkin segera mendeklarasikan pengakuan terhadap negara Palestina saat konferensi internasional di Arab Saudi tersebut.

“Kami perlu bekerja untuk mencapai pengakuan, jadi dalam beberapa bulan ke depan kita akan… Tujuan kami adalah menjadi ketua bersama dalam konferensi dengan Arab Saudi pada Juni, di mana kami dapat menyelesaikan upaya pengakuan ini,” ungkap Macron kepada saluran televisi France 5, dilansir dari Sputnik.

Pada 1947, Majelis Umum PBB menyetujui pembagian wilayah Mandat Palestina yang kala itu di bawah kendali Inggris menjadi negara Arab dan Yahudi, dengan Yerusalem berada di bawah rezim internasional khusus.

Pembagian tersebut terjadi pada Mei 1948 ketika mandat Inggris berakhir, namun hanya Israel yang berhasil didirikan.

Tag:

Category List

Social Icons