Paolini Taklukkan Gauff untuk Menangi Turnamen WTA 1000 di Roma
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Jasmine Paolini hanya butuh 89 menit untuk menundukkan Coco Gauff dan mengakhiri penantian empat dekade, menjadi petenis putri Italia pertama yang meraih gelar WTA 1000 Roma di tanah kelahirannya pada era Open.
Petenis unggulan keenam, Jasmine Paolini, membuat penonton tuan rumah terpukau dengan mengalahkan unggulan keempat, Coco Gauff, 6–4, 6–2 dalam partai final di Campo Centrale pada Sabtu malam waktu setempat atau Minggu pagi WIB.
“Sungguh kebahagiaan tersendiri bisa memegang trofi ini di tangan saya di Roma, di rumah. Saya sangat gembira dan bersyukur,” ungkap Paolini, seperti dikutip dari WTA.
Paolini menjadi petenis wanita Italia pertama yang memenangkan turnamen terbesar di negaranya sejak Raffaella Reggi pada 1985. Kemenangan Reggi diraih di Taranto, menjadikan Paolini sebagai petenis pertama yang menjuarai Internazionali BNL d’Italia di Roma selama era Open (1968).
Paolini juga meraih gelar WTA 1000 kedua dalam kariernya setelah Dubai 2024 dan gelar tunggal WTA ketiga secara keseluruhan, yang juga merupakan gelar pertamanya di lapangan tanah liat.
Gauff memenangkan dua pertemuan awal mereka, namun itu terjadi di lapangan keras, dan Paolini berhasil menguasai persaingan di lapangan tanah liat.
Paolini mengalahkan Gauff untuk pertama kalinya bulan lalu di Stuttgart di lapangan tanah liat dalam ruangan, dan kini ia mendukung kemenangan itu di lapangan tanah liat di Roma, menyamakan kedudukan mereka secara keseluruhan menjadi 2-2.
“Tentu saja merupakan impian untuk menang di Roma… bagi setiap anak yang bermain di Italia,” ujar Paolini.
“Saya menikmati momen ini. Ini adalah momen yang luar biasa.”
Paolini kini diproyeksikan untuk kembali ke peringkat tertinggi dalam kariernya di No. 4 pada Senin (19/5), tepat pada waktunya untuk kemungkinan penempatan Top 4 dalam unggulan Roland Garros. Sementara, Gauff masih akan bangkit kembali ke posisi tertinggi dalam karirnya di peringkat kedua.
“Paolini memaksa saya bermain seperti itu,” kata Gauff usai pertandingan.
“Mungkin saya bisa melakukan servis lebih baik dan memasukkan lebih banyak bola ke lapangan, bermain lebih baik. Saya pasti bisa dan mampu. Namun, ia bermain untuk menang hari ini dan ia layak menang.”
Pekan Paolini belum berakhir. Ia dan Sara Errani akan bertanding di final ganda pada Minggu dalam upaya mempertahankan gelar mereka, dan jika mereka menang, Paolini akan menjadi petenis pertama yang menyapu bersih gelar tunggal dan ganda di ajang WTA 1000 sejak Vera Zvonareva di Indian Wells pada 2009.









