Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) mengatakan terobosan 8 kebijakan penting di bidang pendidikan dan tumbuh kembang anak menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam menciptakan Generasi Emas 2045.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Sabtu, pihaknya menerangkan bahwa Presiden Prabowo meyakini Indonesia bisa melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.

“Kita menempatkan pendidikan sebagai prioritas dan kita yakin melalui pendidikan dan pelayanan kesehatan inilah jalan keluar sesungguhnya dari kemiskinan,†kata Presiden Prabowo.

Kebijakan-kebijakan ini, lanjutnya, tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan, tetapi juga untuk memberikan seluruh anak Indonesia kehidupan yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih terjamin.

Pemerintah yakin bahwa pendidikan yang merata dan berkualitas menjadi pondasi mewujudkan cita-cita menjadi negara maju pada tahun 2045.

Adapun salah satu dari kedelapan terobosan itu ialah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada anak yang kelaparan dan kekurangan gizi, bahkan sejak dalam kandungan.

Pemerintah menyediakan program MBG untuk semua anak di Indonesia yang bertujuan agar setiap anak dapat tumbuh sehat dan kuat, dengan asupan gizi yang cukup.

Terobosan Presiden Prabowo yang berikutnya adalah program Cek Kesehatan Gratis (CKG), mengingat setiap anak berhak tumbuh dengan sehat begitu pun para orang tua harus dipastikan dalam keadaan yang sehat.

Untuk itu, pemerintah menyediakan layanan CKG bagi seluruh anak Indonesia, guna memastikan mereka tumbuh dengan optimal, baik secara fisik maupun psikis.

Terobosan selanjutnya ialah Sekolah Rakyat Berasrama SD hingga SMA untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan yang layak. Di Sekolah Rakyat, makan dan minum, bahkan asrama anak-anak ditanggung oleh pemerintah. Program ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan.

Selain program tersebut, Presiden Prabowo juga membangun SMA Unggulan Berasrama untuk anak berbakat yang ditujukan bagi anak-anak yang memiliki kecerdasan dan bakat istimewa, sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat 4.


Baca juga: Prabowo: Program MBG untuk anak dan ibu hamil jadi perhatian dunia

Program ini bertujuan untuk mengasah potensi terbaik anak-anak berbakat agar dapat menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Dalam lima tahun, pemerintah menargetkan pembangunan SMA Unggulan di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Program Presiden Prabowo yang kelima ialah pengesahan PP Tunas yang melindungi anak-anak dari ancaman dunia maya, seperti perundungan dan eksploitasi.

PP ini mengatur usia minimal untuk penggunaan media online, kewajiban persetujuan dan pengawasan orang tua sesuai tingkat risiko platform, serta kewajiban setiap platform untuk memberikan edukasi digital kepada anak dan orang tua agar aman dan bijak menggunakan internet.

Keenam, Presiden Prabowo juga mengeluarkan kebijakan Transfer Langsung Tunjangan Guru dan Peningkatan Gaji Guru karena menilai guru adalah ujung tombak pendidikan di Indonesia.

Oleh karena itu, Presiden telah meningkatkan gaji guru dan menerapkan transfer langsung tunjangan guru sebagai apresiasi kepada mereka yang telah bekerja keras mencerdaskan anak bangsa.

“Pendidikan adalah jalan menuju keberhasilan suatu negara. Negara yang ingin sejahtera dan makmur harus mampu menguasai teknologi dan sains. Karena itu, pendidikan harus ditempatkan di tempat teratas dalam APBN,†kata Presiden pada Minggu (16/3).

Di samping itu, Presiden Prabowo juga membuat kebijakan Renovasi Sekolah oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini, pemerintah mengalokasikan anggaran terbesar dalam sejarah Republik Indonesia untuk renovasi sekolah.

Sepuluh ribu sekolah akan direnovasi dengan dana yang digelontorkan mencapai Rp 17,1 triliun untuk memastikan setiap anak mendapatkan fasilitas yang aman dan nyaman ketika mengenyam pendidikan.

“Sekolah menurut keyakinan saya adalah pusat pembangunan nasional. Karena itu sekolah harus bagus, harus bersih, harus baik, tidak boleh ada sekolah yang atapnya runtuh, tidak boleh ada sekolah yang tidak ada WC untuk anak-anaknya,†imbuh Presiden Prabowo.

Terakhir, Presiden Prabowo juga menyediakan Smart board di setiap ruang kelas dalam upaya memajukan pendidikan di era digital, termasuk di daerah terpencil.

Smart board ini akan memberikan anak-anak akses kepada alat peraga digital dan konten belajar yang dinamis sehingga proses belajar mengajar lebih interaktif dan menarik.


Baca juga: Mengenal program 8 Quick Wins pembangunan nasional 2025-2029