Pelatih: Alwi Farhan Belum Sepenuhnya Siap Menghadapi Tekanan
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Indra Wijaya, pelatih sektor tunggal putra pelatnas PBSI, menyatakan bahwa Alwi Farhan masih perlu memperbaiki kematangan dalam menghadapi tekanan serta situasi sulit di lapangan, meskipun menunjukkan perkembangan dalam permainan selama BWF World Tour Super 750 Japan Open 2025.
Indra mengatakan, “Melihat performa Alwi di Japan Open, saya cukup puas. Namun, dari sisi non-teknis, masih ada beberapa kendala. Bagaimana cara mengatasi ketegangan dan mengelola masalah di lapangan, dia belum sepenuhnya matang,” dalam pernyataan resmi dari PP PBSI pada hari Minggu.
Indra menekankan bahwa pada tingkat turnamen kelas dunia, kemampuan untuk mengelola emosi dan dinamika pertandingan menjadi faktor kunci yang sama pentingnya dengan aspek teknis.
“Tetapi dari segi lainnya, saya melihat sudah cukup baik,” tambah Indra.
Alwi, sebagai pemain muda, memperlihatkan performa yang baik saat memulai Japan Open 2025 dengan mengalahkan wakil Taiwan, Lee Chie-Hao, dalam dua gim langsung 21-18, 21-11.
Namun, di babak kedua melawan unggulan kedelapan dari Prancis, Alex Lanier, pebulu tangkis muda Indonesia ini belum menunjukkan konsistensi. Meskipun sempat unggul di gim pertama, Alwi akhirnya kalah dengan skor 21-14, 15-21, 18-21.
Alwi dijadwalkan akan berkompetisi di turnamen dengan level lebih tinggi, Super 1000 China Open 2025, pekan depan.
Indra berharap Alwi dapat belajar dari pengalaman tersebut dan menunjukkan kemajuan, terutama dalam menjaga fokus dan merespons tekanan dengan lebih matang.
“Saya ingin melihat proses kematangannya di China Open, agar permainannya bisa lebih konsisten,” kata Indra.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.








