Pembebasan Lahan Jalan di Batutulis Ditanggung Bersama
Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat dan Pemkot Bogor secara bersama-sama
Kota Bogor (BERITA HARIAN ONLINE) – Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyatakan bahwa pembebasan lahan untuk pembangunan jalan pengganti Jalan Saleh Danasasmita di Kelurahan Batutulis, yang terkena longsor, ditanggung secara bersama oleh Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan ini akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor bersamaan,” ujar Dedie Rachim di Bogor, Selasa.
Terkait pembangunan infrastruktur jalan, Dedie Rachim menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan memperoleh komitmen dukungan.
“Insya Allah bulan Juni akan ada Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Namun yang penting, menurut pemerintah pusat, lahan harus disiapkan terlebih dahulu oleh daerah,” ungkap dia.
Usai pembangunan trase baru, bekas area longsor akan diperbaiki dan dijadikan taman dengan nama Leuweung Batutulis, serta akan ditanami pohon-pohon endemik.
“Dari hasil kajian, jalan ini tidak dapat digunakan kembali. Mungkin secara teknis di bawahnya terdapat mata air. Ada dua kajian, satu dari BTP, satu dari Kementerian PU yang menyarankan untuk tidak menggunakan jalan lama kembali, tetapi menyatakan akan ada trase baru,” jelas Dedie Rachim.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulayadi saat meninjau Jalan Saleh Danasasmita yang longsor, Senin (14/4), memberikan arahan kepada perangkat daerah terkait di Provinsi Jawa Barat yang hadir untuk segera melakukan langkah-langkah teknis perbaikan.
“Untuk alokasi anggaran dibagi dua, setengah dari provinsi, setengah dari kota,” kata Dedi Mulyadi.
Ia meminta kepada jajarannya, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, untuk segera melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan dengan pembangunan yang harus dilaksanakan tahun ini.
“Nantinya jalan ini (lokasi longsor) akan diubah menjadi Leuweung Batutulis,” ucapnya.








