Jakarta Selatan Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas Setelah Diterima Kerja
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menekankan kepada pelamar kerja untuk tetap menjaga integritas setelah diterima sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan profesional dalam posisi yang mereka emban.
“Begitu diterima, mereka harus terus memelihara integritas dalam pekerjaan masing-masing,” ujar Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, saat menghadiri bursa kerja di GOR Cilandak Barat, Jakarta, pada hari Rabu.
Munjirin menyampaikan bahwa para pelamar harus menghargai pekerjaan mereka, mengingat masih banyak orang yang menunggu kesempatan untuk bekerja.
Untuk itu, diingatkan agar para pencari kerja maupun yang belum mendapatkan pekerjaan dapat memanfaatkan program pemerintah seperti bursa kerja (job fair) dan pelatihan kerja.
“Saya mohon agar kesempatan yang diberikan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi (Disnakertransgi) DKI untuk mengikuti bursa kerja atau pelatihan-pelatihan yang diadakan di kecamatan dan kelurahan dapat dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.
Dengan demikian, diharapkan para pelamar dapat memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya untuk memperoleh pekerjaan dan mengurangi tingkat pengangguran.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) akan menyelenggarakan bursa tenaga kerja atau job fair sebulan sekali di setiap kecamatan.
Lebih lanjut, mengingat jumlah pengangguran yang tercatat hampir 350.000 orang di Jakarta, dengan 150.000 di antaranya adalah lulusan SMA dan SMK.
Job fair ini merupakan bagian dari upaya dalam program prioritas 100 hari kerja Gubernur DKI Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno.
Angka pengangguran terbuka (TPT) di Jakarta tercatat sebesar 6,21 persen, yang lebih tinggi dari rata-rata tingkat pengangguran nasional sebesar 4,91 persen.








