Signifikansi Konsumsi Asam Folat bagi Calon Ibu selama Kehamilan
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Dr. Boy Abidin, SpOG, Subsp. FER, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Universitas Padjajaran, menyoroti pentingnya asupan asam folat bagi wanita hamil.
“Folat merupakan nutrisi mikro yang sangat krusial selama kehamilan,” ungkap Boy saat acara media di Jakarta, Selasa.
Menurut Boy, mengonsumsi asam folat saat hamil dapat memberikan banyak manfaat baik bagi ibu maupun janin, seperti merangsang proses hematopoiesis, meningkatkan pematangan sel darah merah, mendukung perkembangan organ dan jaringan janin yang normal, serta mengurangi kemungkinan cacat kardiovaskular atau tuba falopi.
Manfaat lainnya termasuk menurunkan risiko kelahiran prematur, berperan dalam pembentukan sistem saraf janin, mengurangi risiko cacat tuba neural janin, dan berkontribusi pada pembelahan serta diferensiasi sel embrio atau janin.
Ia juga menekankan bahwa suplemen asam folat sebanyak 0,8 miligram untuk ibu hamil secara ilmiah terbukti dapat secara signifikan menurunkan risiko berbagai cacat lahir.
“Secara ilmiah, ini dapat mengurangi risiko neural tube defect (NTD) sebesar 92 persen, masalah saluran urine 44 persen, risiko batu ginjal 80 persen, serta masalah jantung sebesar 43 persen,” jelasnya.
Ada tiga jenis folat, yaitu folat alami yang terdapat dalam makanan. Folat jenis ini memiliki banyak turunan dalam bentuk tetrahidrofolat (THF) dan seringkali memiliki residu glutamat tambahan (poliglutamat). Folat jenis ini bisa rusak karena tidak stabil dan rentan terhadap panas.
Jenis kedua adalah asam folat, bentuk yang lebih sintetis dan lebih stabil dibandingkan folat alami. Namun, jenis ini memerlukan bantuan enzim-enzim tubuh untuk diubah menjadi THF.
Jenis terakhir adalah 5-Metil folat yang dapat langsung dimanfaatkan tubuh tanpa tergantung pada varian genetik enzim folat seperti MTHFR dan DHFR.
Bayer Indonesia sebagai mitra pemerintah berkomitmen membangun fondasi kesehatan yang kuat bagi masyarakat, terutama calon ibu, melalui edukasi tentang perawatan kesehatan mandiri yang aman dan efektif.
Sook Fun Leong, Country Division Head Consumer Health Bayer Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, menyatakan bahwa pihaknya juga menyediakan solusi berbasis sains dan inovasi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan bayi di Indonesia.
“Ibu yang mendapatkan nutrisi baik akan melahirkan bayi sehat, siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia,” ujar Sook Fun.
Widya Y. Putri, Marketing Manager Consumer Health Bayer Indonesia, turut menekankan bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) adalah periode penting untuk membangun fondasi kesehatan dan perkembangan anak sepanjang hidupnya.
“Nutrisi dan perawatan yang tepat selama periode ini sangat memengaruhi kemampuan anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal,” katanya.








