Rektor Undana Terapkan Kebijakan Pengurangan Sampah Plastik di Kampus
Kupang – Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Prof Maxs Sanam, telah memperkenalkan kebijakan inovatif yang memungkinkan warga dan anak-anak di sekitar kampus bermain sepak bola di lapangan kampus, asalkan mereka mengumpulkan sampah plastik di area tersebut.
Setiap anak yang ingin bermain sepak bola di lapangan Undana harus menyerahkan satu kantong sampah plastik yang dikumpulkan dari area kampus
Menurut Prof Maxs, langkah ini merupakan bagian dari edukasi untuk anak-anak kampus dan sekitarnya, untuk bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan kampus.
Hal ini disampaikannya saat kunjungan Bupati Belu, Wilibrodus Lay, di gedung Rektorat Undana Kupang, didampingi staf ahli dan kepala dinas terkait.
Prof Maxs menambahkan bahwa permasalahan sampah sebenarnya berkaitan dengan kesadaran individu. Oleh karena itu, meskipun area telah dibersihkan, tidak jarang sampah baru muncul kembali setelah beberapa hari.
Guru besar di Undana tersebut menjelaskan bahwa dalam aturan yang diterapkan, setiap anak yang ingin bermain sepak bola di lapangan Undana perlu menyerahkan satu kantong sampah plastik yang dikumpulkan di area kampus sebagai ‘tiket masuk’.
Ia juga menyatakan bahwa apa yang dilakukan adalah bagian dari edukasi kepada generasi muda saat ini, karena penanganan sampah harus dimulai sejak dini.
Inisiatif ini juga mendukung program pemerintah Kota Kupang yang berfokus pada pengurangan sampah di ibu kota Provinsi NTT tersebut.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, mengapresiasi tindakan Rektor Undana sebagai langkah nyata dari sektor pendidikan untuk bersama-sama mengatasi masalah sampah. Meskipun sederhana, langkah ini memberikan dampak positif di sekitar kampus.









