Home / Olahraga / Sabalenka Kembali Maju ke Final Madrid Open untuk Keempat Kalinya

Sabalenka Kembali Maju ke Final Madrid Open untuk Keempat Kalinya

sabalenka melaju ke final madrid open untuk keempat kalinya

Sabalenka Kembali Maju ke Final Madrid Open untuk Keempat Kalinya

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, melanjutkan dominasinya di ajang Madrid Open dengan meraih kemenangan di babak semifinal 6-3, 7-5 atas unggulan ke-17, Elina Svitolina, di Caja Magica pada Kamis malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Sabalenka hanya memerlukan waktu satu jam 32 menit untuk menghentikan laju Svitolina, yang sebelumnya mencatatkan rekor tak terkalahkan di lapangan tanah liat tahun ini.

Menjelang laga tersebut, catatan WTA menunjukkan bahwa Svitolina telah mencatat rekor 9-0 di lapangan tanah liat pada musim WTA 2025 (18-0 dalam set), namun Sabalenka berhasil menghentikan rekor tersebut.

Dalam pertandingan penutup di Lapangan Manolo Santana, Sabalenka yang unggul 4-1 sempat terancam ketika Svitolina melepaskan pukulan backhand yang kuat untuk mematahkan servis dan mempersempit kedudukan menjadi 4-3.

Namun, petenis Ukraina tersebut harus menghadapi tiga break point di gim berikutnya dan melakukan kesalahan ganda pada gim ketiga, yang membuat Sabalenka dengan cepat merebut kembali keunggulan.

Saat melakukan servis untuk set di kedudukan 5-3, Sabalenka melancarkan dua servis terbaiknya dan sebuah backhand winner untuk menghapus tiga break point sekaligus.

Sabalenka kemudian melepaskan ace keempatnya hari itu untuk mencapai set point dan menyusul dengan servis yang tak bisa dikembalikan lawan, memastikan keunggulan satu set.

Pada kedudukan 5-3 di set kedua, kemenangan bagi Sabalenka tampaknya sudah di depan mata. Namun, saat kedudukan berubah menjadi 5-4, dia sempat tergelincir saat melakukan servis, memungkinkan Svitolina menyamakan kedudukan.

Kegembiraan Svitolina tidak berlangsung lama, karena Sabalenka kembali mematahkan servis lawannya dengan pukulan backhand, menjadikannya 6-5.

Unggulan teratas tersebut melaju ke posisi 40-0 dan mengonversi match point keduanya dengan pukulan backhand terakhir.

Sabalenka kini telah menjadi sosok yang mendominasi di Madrid Open dalam dekade ini, dengan rekor 22-4 sepanjang kariernya di turnamen tersebut. Dia telah meraih gelar pada 2021 dan 2023, serta mencapai final lainnya tahun lalu.

Sabalenka juga memimpin tur dalam jumlah kemenangan pertandingan tahun ini. Dengan mengalahkan Svitolina, dia menjadi petenis pertama yang mencapai 30 kemenangan di undian utama WTA pada 2025.

Final pada Sabtu (3/5) di ajang WTA 1000 pertama tahun ini di lapangan tanah liat akan mempertemukan Sabalenka dengan unggulan keempat Coco Gauff, yang berhasil menyingkirkan juara bertahan Iga Swiatek 6-1, 6-1 dalam waktu hanya 64 menit.

Gauff memimpin tipis 5-4 dalam pertemuan langsung mereka. Petenis berusia 21 tahun itu memenangkan satu-satunya pertemuan mereka di lapangan tanah liat sebelumnya di Roma 2021, dan juga memenangkan pertemuan terakhir mereka di WTA Finals 2024 di Riyadh.

Tag:

Category List

Social Icons