Home / Berita / Gunung Semeru Mengalami Dua Kali Erupsi dengan Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

Gunung Semeru Mengalami Dua Kali Erupsi dengan Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

semeru dua kali erupsi dengan tinggi letusan hingga 1000 meter

Gunung Semeru Mengalami Dua Kali Erupsi dengan Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami dua kali erupsi dengan kolom letusan setinggi 1.000 meter di atas puncak pada Kamis pagi.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 04.30 WIB dengan ketinggian kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak. Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal mengarah ke barat. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 170 detik.

Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, melaporkan bahwa gunung tersebut kembali erupsi pada pukul 07.42 WIB dengan kolom letusan setinggi 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut.

Ia menambahkan, kolom abu terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi ini juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 158 detik.

Aktivitas Gunung Semeru selama periode pengamatan Rabu (16/7) masih didominasi oleh gempa letusan, tercatat sebanyak 32 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, serta 4 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-6 mm.

Delapan kali gempa embusan dengan amplitudo 4-8 mm, satu kali gempa harmonik dengan amplitudo 15 mm, 22 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 5-12 mm, dan tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5-15 mm juga terdeteksi.

Mukdas menjelaskan bahwa Gunung Semeru masih berada pada status Waspada atau Level II. Oleh sebab itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga delapan kilometer dari puncak.

Di luar batas tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Ia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di anak sungai Besuk Kobokan.

Tag:

Category List

Social Icons