Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Banyak wanita merasa lemas, pusing, atau bahkan sulit fokus saat menstruasi. Hal ini bisa menjadi tanda tubuh mengalami anemia akibat kehilangan darah selama haid. Jika tidak diatasi, kondisi ini bisa menyebabkan kelelahan berlebih hingga menurunkan produktivitas. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tubuh tetap sehat selama siklus menstruasi berlangsung.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko anemia saat haid antara lain kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta volume darah yang keluar lebih banyak dari biasanya. Jika Anda sering merasa sangat lemah atau bahkan hampir pingsan saat menstruasi, ada baiknya segera mengambil langkah pencegahan agar tidak semakin parah.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keseimbangan tubuh selama menstruasi agar tetap bugar dan bebas dari anemia.

1. Konsumsi makanan kaya zat besi

Zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, sehingga sangat dibutuhkan saat menstruasi. Pastikan untuk mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, hati ayam, ikan, telur, serta kacang-kacangan. Jika perlu, Anda juga bisa menambahkan makanan yang diperkaya zat besi seperti sereal dan roti gandum.

2. Perbanyak buah dan sayuran

Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli mengandung zat besi non-heme yang bisa membantu meningkatkan produksi sel darah merah. Sementara itu, buah-buahan seperti jeruk dan stroberi kaya akan vitamin C, yang membantu tubuh lebih efektif dalam menyerap zat besi dari makanan.

3. Batasi konsumsi kafein

Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya dikurangi selama menstruasi, karena dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Sebagai gantinya, pilihlah air putih, jus buah, atau susu rendah lemak untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

4. Aktif bergerak dan olahraga ringan

Meskipun tubuh terasa lebih lemas saat menstruasi, bukan berarti Anda harus berhenti beraktivitas. Berjalan kaki, melakukan peregangan, atau yoga bisa membantu melancarkan peredaran darah, mengurangi rasa nyeri, serta menjaga energi tubuh tetap stabil selama haid berlangsung.

5. Mengonsumsi suplemen penambah darah jika diperlukan

Jika Anda sering mengalami anemia atau memiliki riwayat menstruasi dengan volume darah yang cukup banyak, mengonsumsi suplemen zat besi bisa menjadi solusi tambahan. Konsultasikan dengan tenaga medis terlebih dahulu untuk mengetahui dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.

Menjaga pola hidup sehat selama menstruasi sangat penting untuk mencegah anemia dan menjaga keseimbangan tubuh. Jika Anda merasa gejala anemia semakin parah, seperti kelelahan ekstrem, pusing berkepanjangan atau sesak napas, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan langkah pencegahan yang tepat, Anda bisa tetap aktif dan berenergi selama haid berlangsung.