Berita Teratas: Persib Raih Gelar hingga Pemanggilan Saksi Terkait Ijazah Palsu
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Beragam berita menarik pada Selasa pagi ini patut mendapatkan perhatian, mulai dari Persib Bandung yang berhasil memenangi Liga 1 hingga pihak kepolisian yang bersiap memanggil lima saksi dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Berikut adalah ringkasannya:
1. Persib Bandung Menjuarai Liga 1
Persib Bandung berhasil memastikan diri sebagai juara Liga 1 musim 2024/2025 setelah pesaing terdekatnya, Persebaya Surabaya, tidak mampu mengalahkan Persik Kediri dalam laga pekan ke-31 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada hari Senin. Baca selengkapnya di sini.
2. Kapal Feri Tenggelam di Penajam, BPBD Lakukan Evakuasi Penumpang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melaporkan bahwa sejumlah penumpang kapal feri Muchlisa yang tenggelam di perairan tersebut telah dievakuasi.
Menurut informasi yang diperoleh, ada dua penumpang, pria dan wanita, yang terjebak dalam mobil dan masih dalam proses evakuasi. Baca selengkapnya di sini.
3. Polisi Tangkap Artis JF atas Kasus Obat Keras
Kepolisian telah berhasil menangkap artis JF, yang dikenal sebagai Jonathan Frizzy, atas dugaan penggunaan obat keras jenis etomidate pada hari Minggu (4/5).
“Artis JF telah ditangkap dan diamankan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Senin. Baca selengkapnya di sini.
4. Prof Muhammad Madyan Terpilih sebagai Rektor Unair Periode 2025-2030
Prof Dr Muhammad Madyan telah terpilih menjadi Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya untuk periode 2025-2030 dalam rapat pemilihan yang dilakukan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) di kampus tersebut, Senin. Baca selengkapnya di sini.
5. Polisi Siap Panggil Lima Saksi Terkait Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi
Polres Metro Jakarta Selatan bersiap untuk memanggil lima saksi dalam kasus yang melibatkan Roy Suryo terkait pernyataannya yang menuduh ijazah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, adalah palsu.
“Berdasarkan catatan, sekitar empat hingga lima orang akan dipanggil, karena ini dilakukan oleh kelompok advokat,” jelas Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih kepada wartawan di Jakarta, Senin. Baca selengkapnya di sini.








