Tim Gabungan Berupaya Memadamkan Karhutla Seluas 4 Hektare di Siak, Riau
Perkembangan terbaru di lapangan menunjukkan bahwa api yang mengarah ke jalan sudah berhasil dipadamkan. Namun, masih ada sekitar 1 hektare yang mengarah ke laut belum padam.
Siak, Riau – Tim gabungan berjuang keras memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang meliputi area seluas 4 hektare di Kampung Mengkapan, Kawasan Industri Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau.
Pejabat Pelaksana Kepala BPBD Siak, Arif Hamidi, menyatakan bahwa tim masih bekerja keras di lapangan untuk menghentikan penyebaran api agar kebakaran ini dapat segera diatasi. Kebakaran ini diketahui mulai pada pukul 15.00 WIB, Senin (7/7).
“Perkembangan terbaru di lapangan menunjukkan bahwa api yang mengarah ke jalan sudah berhasil dipadamkan. Namun, masih ada sekitar 1 hektare yang mengarah ke laut belum padam,” ungkapnya di Siak pada hari Senin.
Untuk penanganan kebakaran ini, Tim Reaksi Cepat BPBD Siak menurunkan 15 personel. Ditambah lagi dengan 6 orang dari BPBD Kluster Sungai Apit dan 5 orang dari Mempura.
Selain itu, pemadaman juga melibatkan Manggala Agni Daerah Operasi Siak, Babinsa, bhabinkamtibmas setempat, masyarakat peduli api dari Kampung Mengkapan, serta Regu Pemadam Kebakaran PT Arara Abadi.
Tim RPK dan TRC PT Arara Abadi Unit Usaha APP Group juga ikut berkontribusi dalam pemadaman ini. Fire Operational Management (FOM) Head PT Arara Abadi, Richard Sihombing, mengonfirmasi bahwa kebakaran tersebut terjadi di luar konsesi perusahaan, tepatnya di lahan masyarakat sekitar jalan dari Siak menuju Buton.
Api mulai dipadamkan oleh tim Arara sekitar pukul 16.00 WIB pada Senin sore. Mereka juga melaporkan dan berkoordinasi dengan pihak pemerintah terkait.
“Kami menurunkan 20 personel dan memberikan informasi awal kepada Satgas Karhutla Riau, BPBD Riau, BPBD Siak, serta Manggala Agni Siak. Hingga malam ini, tim kami masih membantu memadamkan api di lahan masyarakat yang terletak sekitar 2,5 kilometer dari batas luar konsesi di Kampung Mengkapan,” jelasnya.








