Tim Gabungan Berhasil Evakuasi 19 Korban Longsor di Gunung Kuda
Cirebon (BERITA HARIAN ONLINE) – Sebuah tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan para relawan berhasil mengevakuasi 19 korban jiwa akibat longsor yang terjadi di area tambang Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, hingga hari Minggu (1/6).
Komandan Korem 063/SGJ Cirebon Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menyampaikan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban dimulai pada pukul 07.00 WIB, sesuai dengan hasil penilaian di lapangan.
Evakuasi awalnya dilakukan di dua lokasi yaitu worksheet A (bagian barat) dan B (bagian timur). Namun, fokus pencarian dialihkan ke worksheet A.
“Pada awalnya pencarian dilakukan di dua lokasi, namun difokuskan ke bagian barat atau worksheet A karena terjadi longsor susulan di area timur (worksheet B),” jelasnya.
Pencarian dilakukan menggunakan alat berat serta metode manual oleh tim gabungan.
Pada proses ini, dua jenazah berhasil dievakuasi setelah tertimbun material longsor sejak hari Jumat (30/5).
Namun, pada pukul 13.00 WIB, dikatakan oleh Hista bahwa proses evakuasi dihentikan sementara karena adanya beberapa longsor susulan di sektor timur.
“Kami memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan di lapangan sambil menunggu penilaian lanjutan serta kedatangan alat pemantau tanah untuk memantau risiko longsor susulan,” ujarnya.
Dengan hasil evakuasi hari ini, total korban tewas yang berhasil dievakuasi mencapai 19 orang.
Berdasarkan data yang ada, mayoritas korban adalah buruh atau pekerja yang terlibat dalam aktivitas penambangan di area Gunung Kuda.
Hista berharap seluruh korban yang saat ini masih hilang atau terkubur material longsor dapat segera ditemukan.
“Kami akan mengoptimalkan pencarian setelah alat pemantau tiba. Semoga enam korban yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi,” ujarnya.
Berdasarkan data dari BPBD Jabar, berikut adalah daftar 19 korban tewas yang telah teridentifikasi:
1. Andri (41), Kuningan.
2. Sukadi (48), Astanajapura, Cirebon.
3. Sanuri (47), Palimanan, Cirebon.
4. Sukendra, Dukupuntang, Cirebon.
5. Dendi Hirmawan (40), Bandung.
6. Sarwah (36), Sumber, Cirebon.
7. Rusjaya (48), Palimanan, Cirebon.
8. Rion Firmansyah, Palimanan, Cirebon.
9. Rino Ahmadi (28), Dukupuntang, Cirebon.
10. Ikad Budiarso (47), Ciwaringin, Cirebon.
11. Toni (46), Palimanan, Cirebon.
12. Wastoni Hamzah (25), Indramayu.
13. Jamaludin (49), Indramayu.
14. Suparta (42), Palimanan, Cirebon.
15. Sakira Bin Jumair (44), Gempol, Cirebon.
16. Sunadi (30), Dukupuntang, Cirebon.
17. Sanadi Bin Darya (47), Gempol, Cirebon.
18. Nalo Sanjaya (53), Dukupuntang, Cirebon.
19. Wahyu Galih (26), Cipanas, Cirebon.
Adapun enam korban yang masih dalam pencarian meliputi:
1. Muniah (45), Cikeduk, Cirebon.
2. Sudiono (51), Dukupuntang, Cirebon.
3. Tono Bin Sudirman (57), Dukupuntang, Cirebon.
4. Dedi Setiadi (47), Dukupuntang, Cirebon.
5. Nurakman (51), Dukupuntang, Cirebon.
6. Puji Siswanto (50), Majalengka.








