Home / Ekonomi / Trump Menunda Tarif, IHSG Berpeluang Bangkit Mengikuti Tren Bursa Global

Trump Menunda Tarif, IHSG Berpeluang Bangkit Mengikuti Tren Bursa Global

trump tunda tarif ihsg siap rebound ikuti bursa global

Trump Menunda Tarif, IHSG Berpeluang Bangkit Mengikuti Tren Bursa Global

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Maximilianus Nicodemus, Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, memproyeksikan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami kenaikan mengikuti pergerakan bursa saham dunia, terutama Wall Street di Amerika Serikat.

Kenaikan ini terjadi sebagai respons positif dari pasar terhadap penundaan tarif resiprokal selama 90 hari ke berbagai negara oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan pengecualian untuk China.

“Langkah yang diambil Trump telah memotivasi para pemimpin bisnis dan investor untuk mengubah strategi mereka,” ungkap Nico, sapaan akrabnya, di Jakarta, Kamis.

Di dalam negeri, Nico berpendapat bahwa keputusan pemerintah untuk membentuk satuan tugas (Satgas) yang menangani isu pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah langkah yang tepat dalam menghadapi ancaman tarif Trump yang dapat mempengaruhi berbagai sektor.

Pemerintah berencana melakukan pemetaan daerah terdampak dan menyiapkan solusi penyediaan lapangan pekerjaan.

Presiden Prabowo juga telah meminta Kementerian Pertanian untuk menyusun rencana strategis karena investasi di sektor ini diperkirakan dapat menciptakan hingga 8 juta pekerjaan baru.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusulkan pembentukan satgas PHK yang melibatkan perwakilan buruh, pengusaha, Kementerian Ketenagakerjaan, dan DPR untuk merespons potensi PHK.

“Eksekusinya harus dilakukan secara efisien dan tidak membebani anggaran negara,” kata Nico.

Pada Rabu (9/4/2025) sore waktu AS, Trump mengumumkan penundaan selama 90 hari atas tarif resiprokal kepada mitra dagang, sementara tarif terhadap China dinaikkan sebesar 125 persen.

Negara-negara yang sebelumnya direncanakan akan dikenai tarif resiprokal lebih tinggi hanya dikenai tarif dasar sebesar 10 persen, termasuk pada produk baja, aluminium, dan mobil.

Trump mengungkapkan bahwa lebih dari 75 negara siap bernegosiasi dengan AS, namun mereka juga mempertimbangkan untuk menaikkan tarif pada sektor farmasi.

Pada perdagangan Rabu (9/4/2025), bursa Wall Street mengalami lonjakan signifikan merespons keputusan Trump, dengan indeks Dow Jones naik 7,69 persen, indeks Nasdaq naik 12,16 persen, dan Russell 2000 naik 8,66 persen.

Selain saham, imbal hasil obligasi US Treasury juga mulai menunjukkan perbaikan dari sebelumnya di level 4 persen, di tengah menurunnya ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga The Fed.

Tag:

Category List

Social Icons