Kesepakatan Bebas Perbatasan Dicapai oleh UE, Spanyol, Inggris, dan Gibraltar
Brussel (BERITA HARIAN ONLINE) – Pejabat senior dari Uni Eropa (UE), Spanyol, dan Inggris bersama perwakilan Gibraltar telah mencapai kesepakatan pada hari Rabu (11/6) di Brussel. Kesepakatan ini berfokus pada elemen-elemen inti dari perjanjian masa depan antara UE dan Inggris mengenai Gibraltar, dengan tujuan menghilangkan hambatan perbatasan dan meningkatkan kesejahteraan regional.
Menurut pernyataan bersama, perjanjian masa depan tersebut tidak akan mempengaruhi posisi hukum masing-masing negara, yaitu Spanyol dan Inggris, terkait kedaulatan dan yurisdiksi.
Tujuan dari kesepakatan ini adalah untuk memastikan kesejahteraan kawasan dengan menghapus semua penghalang fisik, pemeriksaan, dan pengawasan terhadap orang dan barang yang bergerak antara Spanyol dan Gibraltar.
Hal tersebut akan dilakukan sambil tetap mempertahankan wilayah Schengen, pasar tunggal Uni Eropa, dan serikat pabean.

Mengenai pergerakan orang, pemeriksaan di titik perlintasan antara Gibraltar dan La Linea Spanyol akan dihilangkan untuk pekerja harian yang melintasi perbatasan. Namun, pemeriksaan ganda masih akan diberlakukan di pelabuhan dan bandara Gibraltar.
Terkait dengan barang, kolaborasi erat antara otoritas bea cukai kedua belah pihak dan pencabutan pemeriksaan barang akan mengarah pada pembentukan serikat pabean antara UE dan Gibraltar.
Aspek lain yang akan diatur dalam perjanjian masa depan ini meliputi bantuan negara, perpajakan, tenaga kerja, lingkungan, perdagangan dan pembangunan berkelanjutan, pencegahan pencucian uang, transportasi, lingkungan, kohesi, serta ketenagakerjaan.









