Vatikan: Asap Pertama dari Konklaf Akan Terlihat pada Rabu Malam
Vatican City (BERITA HARIAN ONLINE) – Asap pertama yang menandakan hasil pemungutan suara konklaf kepausan akan terlihat keluar dari cerobong Kapel Sistina pada hari Rabu, dan diperkirakan tidak akan muncul sebelum pukul 19.00 waktu Vatikan, menurut pernyataan Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni.
Bruni mengungkapkan bahwa para kardinal elektor dijadwalkan memasuki kapel sekitar pukul 16.30 sore (21.30 WIB), yang kemudian diikuti oleh katekese yang dipimpin oleh Kardinal Raniero Cantalamessa. Setelah itu, para kardinal akan mengambil sumpah untuk menjaga kerahasiaan dan integritas proses pemilihan.
Setelah semua persiapan, pemungutan suara untuk menentukan pengganti Paus Fransiskus, yang meninggal pada 21 April lalu, akan dimulai.
Bruni juga menjelaskan bahwa pemungutan suara bisa dilakukan hingga empat kali setiap hari, sedangkan sinyal asap akan dikeluarkan dua kali sehari sampai ada Paus baru yang terpilih.
Sehingga, pada hari Kamis (8/5) atau hari kedua konklaf, asap pertama kemungkinan akan terlihat sekitar tengah hari.
Namun, apabila pada pemungutan suara pertama hari itu sudah terpilih Paus baru, asap putih akan muncul dari cerobong asap Kapel Sistina sekitar pukul 10.30 pagi (15.30 WIB).
Asap berikutnya tidak akan terlihat hingga sekitar pukul 19.00 malam waktu setempat, kecuali jika pemungutan suara pada sore hari berhasil memilih Paus baru, dengan sinyal asap putih yang akan muncul sekitar pukul 17.30 sore (22.30 WIB).
Sinyal asap ini berasal dari surat suara hasil pemilihan para kardinal yang dibakar di tungku di Kapel Sistina.
Saat dibakar, surat suara dicampur dengan bahan-bahan kimia yang akan menghasilkan asap berwarna hitam atau putih.
Asap hitam menunjukkan bahwa belum ada Paus yang terpilih, sementara asap putih menandakan bahwa seorang Paus baru Gereja Katolik telah terpilih.
Sumber: ANSA






