Home / Pendidikan dan Riset / Wakil Kepala BRIN Mengimbau Profesor Riset Menjadi Panutan bagi Periset Lain

Wakil Kepala BRIN Mengimbau Profesor Riset Menjadi Panutan bagi Periset Lain

wakil kepala brin minta profesor riset jadi teladan bagi periset lain

Wakil Kepala BRIN Mengimbau Profesor Riset Menjadi Panutan bagi Periset Lain

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Amarulla Octavian, Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengajak jajaran profesor riset yang baru saja dilantik untuk menjadi contoh bagi periset lainnya.

“Profesor memiliki tanggung jawab besar sebagai teladan bagi periset lain dan memainkan peran penting dalam kolaborasi dengan berbagai institusi internasional,” ungkapnya dalam sidang terbuka untuk pengukuhan profesor riset di Jakarta, Rabu.

Ia juga berharap agar beberapa pakar yang telah mencapai level Perekayasa Ahli Utama dapat melalui proses untuk menjadi profesor riset dalam sidang terbuka yang berikutnya.

Selain peneliti dalam rumpun jabatan fungsional, tambahnya, peran perekayasa juga sangat penting dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, serta riset dan inovasi.

Menurutnya, perekayasa berperan penting dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan inovasi yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, industri, dan pembangunan nasional.

Keberadaan mereka, lanjutnya, mencerminkan integrasi antara keahlian teknis dan visi strategis, serta menunjukkan kemampuan kepemimpinan dalam membangun ekosistem inovasi yang adaptif dan kompetitif.

Amarulla menegaskan bahwa jabatan profesor riset bukan hanya sekadar simbol prestasi, tetapi juga sebagai pengakuan atas keahlian, profesionalisme, dan dedikasi yang mendalam dan berkelanjutan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia juga mengingatkan para periset di Indonesia, terutama di BRIN, untuk lebih berprestasi dengan menciptakan berbagai karya inovatif.

“Profesor riset juga harus mampu menjaga marwah, kehormatan, reputasi, dan integritas seorang profesor. Mereka harus selalu berpegang teguh pada kode etik dan kode perilaku periset, serta kode etik dan kode perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujarnya.

Pada sidang terbuka profesor riset yang dilaksanakan untuk kedua kalinya tahun ini, BRIN mengukuhkan lima profesor riset baru dengan keahlian yang berbeda-beda.

Mereka adalah A Arivin Rivaie (keahlian dalam kesuburan tanah dan nutrisi tanaman), Djunijanti Peggie (keahlian dalam biosistematika dan konservasi kupu-kupu), Woro Riyadina (keahlian dalam epidemiologi penyakit tidak menular), Parwati (keahlian dalam teknik ekstraksi informasi geo-bio-fisik lingkungan terestrial), dan Aris Mukimin (keahlian dalam teknologi elektrokimia).

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.

Tag:

Category List

Social Icons