Home / pemerintahan / Wamentan: Kopdes Merah Putih Siap Jadi Pusat Bantuan Pemerintah di Desa

Wamentan: Kopdes Merah Putih Siap Jadi Pusat Bantuan Pemerintah di Desa

wamentan kopdes merah putih jadi terminal bantuan pemerintah di desa

Wamentan: Kopdes Merah Putih Siap Jadi Pusat Bantuan Pemerintah di Desa

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih akan dibentuk menjadi “terminal terpadu” untuk mendistribusikan berbagai bantuan pemerintah langsung ke desa. Bantuan tersebut mencakup sembako, pupuk, gas LPG, serta layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kopdes Merah Putih ini bisa menjadi terminal dari berbagai kebijakan pemerintah yang salah satunya dapat memanfaatkan Koperasi Desa atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” jelas Wamentan saat ditemui di sela kunjungan kerja di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat lalu.

Pemerintah menjadikan Kopdes Merah Putih sebagai titik distribusi untuk berbagai program dan bantuan negara, agar dapat langsung menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa sesuai kebutuhan mereka.

Sudaryono menyebutkan bahwa Kopdes Merah Putih akan hadir di seluruh desa dengan fungsi spesifik sesuai potensi daerah seperti pertanian, perikanan, hortikultura, hingga ketahanan pangan berbasis komunitas lokal.

Untuk desa yang berfokus pada pertanian, gudang penyimpanan hasil tani akan dibangun di bawah Kopdes; sementara untuk desa perikanan dibutuhkan cold storage dan untuk desa hortikultura akan dilengkapi dengan fasilitas penyimpanan buah dan sayuran segar.

Kopdes juga akan berperan sebagai pusat penyedia barang strategis seperti pupuk, obat-obatan, tabung Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram hingga sembako agar harganya tetap terjangkau sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Sudaryono mencontohkan harga minyak goreng di pasar bisa mencapai Rp17.000 per liter, padahal HET komoditas itu adalah Rp15.700 per liter, maka melalui Kopdes Merah Putih masyarakat dapat memperoleh harga sesuai standar pemerintah.

Selain sembako, Kopdes juga dirancang untuk mendukung program pendataan rakyat miskin secara langsung, sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data aktual di lapangan.

Kopdes diharapkan menjadi pusat pelayanan satu pintu bagi masyarakat desa agar bantuan, subsidi, dan akses usaha mikro bisa langsung diterima oleh rakyat tanpa terhambat oleh rantai birokrasi.

Sudaryono menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih adalah inovasi strategis dari Presiden Prabowo untuk memastikan pemerataan pembangunan dan ketahanan ekonomi rakyat di tingkat desa/kelurahan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) melaporkan bahwa hingga Kamis (8/5) sore, telah terbentuk sebanyak 9.835 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia.

Zulhas, seusai menghadiri rapat terbatas terkait Kopdes Merah Putih di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, menyatakan jumlah tersebut merupakan hasil dari percepatan pembentukan koperasi setelah diterbitkannya Instruksi Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025, pada 27 Maret 2025.

“Setelah inpres terbit, kami telah mengadakan sepuluh kali rapat koordinasi, tujuh di antaranya di Kantor Menko Pangan dan tiga lainnya di lapangan. Saat ini sudah terbentuk 9.835 Kopdes dan jumlahnya terus bertambah setiap hari,” ujarnya.

Zulhas menjelaskan bahwa koperasi ini dibentuk untuk memangkas rantai pasok yang panjang dalam distribusi kebutuhan pokok dan bantuan pemerintah.

Tag:

Category List

Social Icons