Wapres Pantau Arus Balik di Kantor Pusat Pelni
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan pemantauan langsung terhadap arus balik pemudik yang memanfaatkan transportasi laut melalui command center di Kantor Pusat PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Jakarta, Senin.
Kunjungan ini bertujuan untuk mengawasi langsung pengelolaan serta kesiapan layanan PT Pelni dalam menghadapi tingginya arus balik setelah Lebaran.
“Sebagai BUMN di sektor transportasi laut, PT Pelni memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran pergerakan masyarakat antar pulau selama libur panjang Idul Fitri 1446 H/2025 M,” kata Wapres Gibran dalam kunjungannya, sebagaimana disampaikan melalui akun Instagram resminya @gibran_rakabuming yang dikutip di Jakarta, Senin.
Wapres menilai bahwa kesiapan dan pengelolaan layanan yang dilakukan oleh PT Pelni patut diapresiasi dalam menghadapi peningkatan penumpang selama musim mudik.
Gibran menegaskan pentingnya peran PT Pelni sebagai perusahaan negara dalam menjaga konektivitas antar pulau yang merupakan urat nadi transportasi nasional.
Lebih lanjut, Wapres mendorong PT Pelni untuk terus meningkatkan sistem layanan dan pengelolaan armada, tidak hanya selama periode Lebaran, tetapi juga pada hari-hari biasa. Dengan begitu, masyarakat di seluruh penjuru tanah air dapat merasakan akses transportasi yang merata, andal, dan berkualitas.
Untuk informasi, selama masa Angkutan Laut Lebaran 2025 yang berlangsung dari 16 Maret hingga 6 April, PT Pelni mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis dengan total kapasitas angkut mencapai 60.212 tempat duduk.
Jumlah penumpang kapal laut tercatat mencapai 416.370 orang. Pada Minggu (6/4), tercatat 22.247 penumpang menggunakan layanan transportasi laut, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi ini selama musim mudik dan arus balik.
Sementara itu, pelabuhan keberangkatan terpadat adalah Pelabuhan Makassar dengan jumlah penumpang mencapai 42.257 orang, diikuti oleh Balikpapan, Pulau Batam, dan Ambon.
Adapun rute dengan volume penumpang tertinggi adalah Pulau Batam–Belawan, Balikpapan–Surabaya, dan Kumai–Semarang. Data ini menegaskan peran strategis transportasi laut dalam mendukung mobilitas antar pulau di berbagai wilayah Indonesia.









