Youbel Tetap Apresiasi Pemain Satria Muda Meski Gagal ke Final IBL 2025
Kekalahan di GOR Mahasiswa Soemantri Broedjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, pada Minggu (13/7) malam, dapat semakin memperkuat mental para pemain untuk menghadapi musim mendatang
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Youbel Sondakh, pelatih Satria Muda Pertamina Jakarta, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meskipun tidak berhasil melaju ke final Indonesian Basketball League (IBL) 2025 setelah kekalahan 79-89 dari Pelita Jaya Jakarta dalam gim ketiga semifinal.
Dia mengatakan, kekalahan di GOR Mahasiswa Soemantri Broedjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, pada Minggu (13/7) malam, dapat semakin memperkuat mental para pemain untuk menghadapi musim mendatang.
“Selamat kepada Pelita Jaya, yang bermain dengan tekad tinggi dari dua gim sebelumnya. Meski demikian, saya juga bangga dengan pemain Satria Muda, karena mereka sudah berusaha sebaik mungkin,” ujar Youbel setelah pertandingan.
Dia juga mengungkapkan rasa syukur bisa menjadi bagian dari klub Satria Muda, yang dikenal memiliki banyak pemain berbakat dan berkarakter kuat.
Menurut Youbel, kegagalan mencapai final bisa menjadi momen penting dalam membentuk mental para pemain.
“Ini adalah saat yang tepat bagi mereka untuk tumbuh, menjadi lebih tangguh, dan dewasa sebagai pemain maupun pribadi,” ungkap legenda bola basket Indonesia itu.
Dia menambahkan bahwa persaingan di musim reguler dan playoffs IBL semakin ketat.
Banyak tim kini memiliki pemain naturalisasi yang bagus, ditambah dengan kehadiran pemain asing berkualitas tinggi di setiap klub, membuat peta persaingan semakin merata.
“Untuk bersaing dengan tim-tim yang memiliki pemain naturalisasi tingkat internasional, kami harus bekerja lebih keras, dan itulah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tambah pria asal Manado tersebut.
Kekalahan dari rival sekota dengan rekor 1-2 (menang-kalah) dalam format best of three menghentikan langkah Satria Muda Pertamina Jakarta untuk mencapai final.
Pada gim pertama semifinal, Abraham Damar Grahita dan rekan-rekannya mampu mengalahkan lawan di Britama Arena, Jakarta, Kamis (10/7), dengan skor 86-66.
Namun, pada gim kedua dan ketiga di GMSB, Jakarta, pada Sabtu (12/7) dan Minggu (13/7), mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor masing-masing 58-92 dan 79-89.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.









