Polri dan KemenPPPA Bertekad Atasi Kasus Kekerasan Anak di Kebayoran
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Direktorat Tindak Pidana Perempuan, Anak, dan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menunjukkan komitmen tinggi dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
“Kami bersama Kementerian PPPA berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya dari aspek penegakan hukum, tetapi juga dari sisi pemulihan kesehatan fisik dan psikologis korban anak,” ujar Direktur PPA PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Nurul Azizah, dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat.
Brigjen Pol. Nurul Azizah menyatakan kunjungan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi bukti keseriusan pihaknya bersama Kementerian PPPA dalam memberikan perhatian pada kasus ini.
“Ini menunjukkan bahwa negara hadir dalam setiap kasus yang melibatkan anak, termasuk yang korbannya tidak memiliki identitas atau asal-usul yang jelas,” tegasnya.
Brigjen Nurul menekankan bahwa koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan agar korban mendapatkan perlindungan optimal serta proses hukum berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan kepentingan terbaik bagi anak.
Kementerian PPPA dan Polri berjanji untuk terus memantau kasus ini hingga selesai, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak di Indonesia.
“Kami pastikan tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan terhadap anak. Proses hukum akan ditegakkan dan kami akan terus memperkuat sinergi dengan semua pemangku kepentingan dalam menangani kasus serupa di masa depan,” tegasnya lagi.
Pada kunjungan hari ini, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, bersama Direktur PPA PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nurul Azizah, serta jajaran dari Subdit I dan II PPA Bareskrim Polri, Asisten Deputi Penyediaan Layanan AMPK KemenPPPA, Kepala UPT PPPA Provinsi DKI Jakarta, dan tim medis yang menangani korban, hadir untuk memastikan kondisi kesehatan korban anak, memberikan dukungan moral, serta membahas langkah-langkah koordinatif dalam penanganan hukum dan pemulihan kondisi fisik maupun psikologis korban.
Sebelumnya, seorang anak ditemukan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/6), diduga mengalami penyiksaan oleh orang tuanya di Surabaya, Jawa Timur.
Karena kejadian terjadi di Surabaya, Jawa Timur, kasus ini sekarang diambil alih oleh Bareskrim Polri.
“Penanganan akan diambil alih Bareskrim karena lokasi penganiayaan berada di Surabaya,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih.
Penemuan anak tersebut terjadi saat Satpol PP Kebayoran Lama melakukan patroli di area Pasar Kebayoran Lama pada hari Rabu (11/6) pukul 07.20 WIB.
Kompol Murodih menjelaskan bahwa ayah dan anak tersebut berasal dari Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, dan baru tiba di Jakarta pada hari Selasa (10/6).
Anak tersebut ditemukan sendirian dan mengaku telah disiksa oleh orang tuanya. Dia ditemukan tertidur di lorong pasar di atas kardus.








