Home / Berita / Bulan Sabit Merah Indonesia Kirim Tim Medis untuk Bantu Warga Gaza

Bulan Sabit Merah Indonesia Kirim Tim Medis untuk Bantu Warga Gaza

bsmi kirim tim dokter spesialis bantu pengobatan warga gaza

Bulan Sabit Merah Indonesia Kirim Tim Medis ke Gaza

Kami menuju Gaza untuk memberikan pengobatan kepada pasien. Mohon doa agar kami diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan.

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali mengirimkan tim dokter spesialis yang dihuni oleh empat dokter spesialis dan satu dokter gigi ke Gaza, Palestina untuk memberikan dukungan medis kepada warga lokal yang terdampak serangan militer zionis Israel.

Pengiriman tim medis ini adalah yang kedua kalinya di tahun ini, setelah sebelumnya BSMI mengirimkan dua dokter spesialis lainnya untuk membantu warga Gaza, yang dijadwalkan kembali pada 19 April nanti.

“Kami menuju Gaza untuk memberikan pengobatan kepada pasien. Mohon doa agar kami diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan,” ungkap Ketua Tim Medis BSMI Prof Dr dr Basuki Supartono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Basuki menginformasikan bahwa tim akan berangkat pada Selasa (15/4) pagi, dengan penerbangan menuju Yordania.

“Kami berharap tidak menemui hambatan selama melewati perbatasan. Kami memohon doa restu, karena harus memperoleh izin resmi dari otoritas Israel,” lanjutnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penolakan dari pihak berwenang Israel, Basuki menyebutkan bahwa mereka telah melakukan sejumlah persiapan, termasuk berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ia menjelaskan bahwa para dokter yang dikirim telah diakui sebagai Emergency Medical Team (EMT) oleh WHO, sehingga kehadiran mereka di Gaza diakui secara internasional.

Selain itu, Basuki menegaskan bahwa tim medis yang dikirim terdiri dari dokter-dokter berpengalaman dalam menangani korban konflik, karena sebelumnya mereka telah bertugas di Rafah, Palestina untuk situasi serupa.

“Namun, perlu diketahui bahwa izin melewati perbatasan bukan berada di bawah wewenang WHO, melainkan otoritas Israel. Karena itu, kami berharap tidak ada kendala dalam proses ini,” jelasnya.

Basuki menambahkan bahwa tim medis akan bertugas di Rumah Sakit Eropa Gaza di Khan Younis, Gaza selama 14 hari.

Dalam penugasannya, mereka tidak membawa peralatan atau bantuan medis tertentu, guna meningkatkan peluang untuk mendapatkan izin masuk dari otoritas Israel.

Namun demikian, Basuki memastikan bahwa kebutuhan mereka selama memberikan layanan kesehatan di Gaza akan dipenuhi oleh pihak Rumah Sakit Eropa Gaza.

“Untuk masyarakat Indonesia, kami memohon agar kita tidak ragu untuk memperjuangkan masalah ini (Palestina). Seperti yang dikatakan Presiden Prabowo, bahwa kita harus terlibat dalam menangani masalah kemanusiaan yang terjadi di Gaza saat ini,” ujar Basuki Supartono.

Tag:

Category List

Social Icons