Home / Ekonomi / AS Optimis Isu Ekspor dengan China Dapat Terselesaikan Lewat Jabat Tangan

AS Optimis Isu Ekspor dengan China Dapat Terselesaikan Lewat Jabat Tangan

as yakin isu ekspor dengan china bisa diselesaikan sekali jabat tangan

Washington (BERITA HARIAN ONLINE) – Amerika Serikat optimis bahwa perundingan perdagangan mereka dengan China di London akan singkat, karena kedua negara diyakini dapat menyelesaikan isu kontrol ekspor hanya dengan sebuah ‘jabat tangan’.

Kevin Hassett, Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, pada hari Senin menyatakan bahwa AS dan China bertemu di London pada hari itu untuk mendiskusikan perdagangan. Berdasarkan laporan Bloomberg, negosiasi ini diprediksi akan berlangsung hingga Senin malam dan mungkin berlanjut sampai Selasa (10/6).

‘Tujuan utama pertemuan hari ini adalah untuk memastikan komitmen serius dari mereka – benar-benar mendapatkan jabat tangan dari (Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer), tiga negosiator perdagangan utama kami, dan menyelesaikan ini,’ ujar Hassett kepada CNBC.

Washington memperkirakan bahwa setelah perundingan selesai dan masalah pembatasan perdagangan diatasi, kedua pihak akan ‘kembali membahas isu-isu yang lebih kecil,’ tambah Hassett yang juga merupakan penasihat ekonomi.

‘Jadi harapan kami adalah bahwa segera setelah adanya jabat tangan, semua kontrol ekspor dari pihak AS akan dilonggarkan dan elemen rare earth (unsur tanah jarang) akan mulai dikirim dalam jumlah besar,’ katanya.

Sebelumnya pada 6 Juni, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Bessent, Lutnick, dan Greer akan bertemu dengan delegasi China di London pada 9 Juni untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan antara kedua negara.

Pada awal April, China memasukkan 16 perusahaan AS ke dalam daftar kontrol ekspor untuk barang-barang penggunaan ganda, sesuai dokumen yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan China.

Menurut laporan The New York Times, Beijing menghentikan ekspor berbagai mineral dan magnet penting yang dibutuhkan, terutama dalam perakitan mobil, drone, robot, dan roket.

Sebelumnya, pada Sabtu (7/6), Kementerian Perdagangan China mengumumkan kesiapan untuk memperkuat dialog dengan negara lain mengenai kontrol ekspor unsur rare earth.

Sumber: Sputnik-OANA

Tag:

Category List

Social Icons