Bahlil Memohon Jangan Politisasi Silaturahminya dengan Jokowi Saat Lebaran
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengharapkan kunjungan silaturahimnya untuk bertemu Presiden Ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah, selama momen Lebaran tidak dipolitisasi.
Menurut Bahlil, silaturahim tersebut adalah kegiatan yang lumrah dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri. Ia menambahkan bahwa umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan silaturahim tanpa batasan.
“Saat itu tidak ada agenda lain, hanya silaturahim Hari Raya. Namanya Hari Raya, jangan dipolitisasi,” ujar Bahlil saat konferensi pers Halal Bihalal Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu.
Bagi umat Muslim, menurut Bahlil, Lebaran adalah waktu untuk bertemu, saling memaafkan, saling mendoakan, dan mempererat hubungan kekerabatan. Kunjungan silaturahimnya tidak lebih dari itu.
“Nanti tunggu pemilu, pileg, baru ada waktunya (politik). Jangan jadikan hari raya sebagai hari politik, tidak ada,” tambahnya.
Sebelumnya, Bahlil telah mengunjungi kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada hari Selasa (8/4). Ia ditemani oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, yang juga merupakan kader Partai Golkar.
Selain Bahlil, sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih juga berkunjung menemui Jokowi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.









